Pelaku Perampokan Sekaligus Pembunuh Fahmi di Bekuk Polisi

Pelaku Perampokan Sekaligus Pembunuh Fahmi di Bekuk Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pelaku Perampokan Sekaligus Pembunuh Fahmi di Bekuk Polisi, Berita430

Pelaku Perampokan Sekaligus Pembunuh Fahmi di Bekuk Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pelaku Perampokan Sekaligus Pembunuh Fahmi di Bekuk Polisi, 430, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pelaku Perampokan Sekaligus Pembunuh Fahmi di Bekuk Polisi

Andri Bin Ahari (27), Satu pelaku perampokan sekaligus pembunuh seorang remaja bernama Fahmi Kamri (16) Warga Jalan Jawa, Perumahan Total Persada, Blok E No. 6, Kota Tangerang saat di Polres Metro Kota Tangerang, Kamis (04/04/2013).
Andri Bin Ahari (27), Satu pelaku perampokan sekaligus pembunuh seorang remaja bernama Fahmi Kamri (16) Warga Jalan Jawa, Perumahan Total Persada, Blok E No. 6, Kota Tangerang saat di Polres Metro Kota Tangerang, Kamis (04/04/2013).

TRUSTKOTACOM – Pelaku perampokan sekaligus pembunuh seorang remaja bernama Fahmi Kamri (16) Warga Jalan Jawa, Perumahan Total Persada, Blok E No. 6, yang ditemukan tewas dengan usus terburai di samping TPU Sangiang, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Senin (01/04/2013) ditangkap polisi.

Menurut Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada, pelaku berjumlah tiga orang yang baru dikenal korban dua hari sebelum kejadian. Satu pelaku bernama Andri Bin Ahari (27), warga Pandeglang berhasil diamankan, sementara dua lainnya dinyatakan DPO.

“Dari tiga orang pelaku, satu yang berhasil kami amankan adalah pelaku yang mengeksekusi, sementara dua lainnya berinisial I dan U masih kami kejar,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menambahkan, dalam aksinya mereka sudah melakukan perencanaan. Korban diajak nonton bola di rumah korban. Tetapi sebelum nonton korban diajak ke sebuah optik untuk membeli kacamata. Kemudian, saat di dekat perumahan Duta Indah Residence yang pelaku B6645 CWB Honda Beat warna Putih saat keadaan sudah sepi pelaku dihabisi.

“Korban ditusuk oleh pelaku berkali-kali. Kemudian setelah dipastikan tewas dan ususnya terburai, mayat korban dibawa ke dekat TPU Sangiang. Kemudian dibuang,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Suharyanto mengatakan, pelaku terpaksa melakukan aksi kejahatan tersebut karena terdesak hutang serta motornya ditahan leasing. “Karena terdesak hutang, pelaku kemudian bingung. Dan akhirnya merencanakan perampokan itu,” katanya.

Seperti diketahui sebelumnya. Menurut Kakak korban, Hanafi Kamri (22), adiknya ditemukan tewas dalam posisi terlungkup dengan luka tusukan di ulu hati dan perut kiri. Saat ditemukan, motor honda milik Fahmi sudah hilang.

“Dia pergi pukul 09.00 WIB sama temannya naik motor dari Toko Optik saya di Taman Cibodas. Dia sempat pamit untuk menjenguk temannya. Lalu, pukul 22.30 WIB, saya dapat kabar dia kecelakaan dan dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang,” katanya, Selasa (02/04/2013). Hanafi mengantar temannya yang didaerah Taman Cibodas, mengenali wajah pria yang pergi bersama Fahmi. Namun, dia tidak bisa menemukan tempat tinggalnya.

“Yang dibonceng itu kata teman saya orang Pandeglang yang pernah bekerja di outlet galon isi ulang. Saya curiga ini pasti pencurian motor, adik saya perutnya ditusuk sebanyak dua kali. Kalau polisi tidak bisa temukan, biar saya yang cari pelakunya,” ucapnya. (ges)