Pecahkan Persoalan Sampah, Pemkab Tangerang Gelar Diklat Pengelolaan Sampah

Pecahkan Persoalan Sampah, Pemkab Tangerang Gelar Diklat Pengelolaan Sampah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pecahkan Persoalan Sampah, Pemkab Tangerang Gelar Diklat Pengelolaan Sampah, Berita971

Pecahkan Persoalan Sampah, Pemkab Tangerang Gelar Diklat Pengelolaan Sampah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pecahkan Persoalan Sampah, Pemkab Tangerang Gelar Diklat Pengelolaan Sampah, 971, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pecahkan Persoalan Sampah, Pemkab Tangerang Gelar Diklat Pengelolaan Sampah

Sebanyak 40 PNS mengikuti Diklat Pengelolaan Sampah yang diselengarakan Pemkab Tangerang.
Sebanyak 40 PNS mengikuti Diklat Pengelolaan Sampah yang diselengarakan Pemkab Tangerang.

TRUSTKOTACOM BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, menggelar kegiatan Pelatihan dan Pendidikan (Diklat), Pengelolaan Sampah, Senin, (12/05/2014), di Bogor, Jawa Barat. Diklat ini dilaksanakan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Seribu Industri ini.

Diklat dibuka oleh Wakil Bupati Tangerang H. Hermansyah. Dalam sambutannya, Hermansyah mengatakan, Diklat Pengelolaan Sampah di lingkungan Pemkab Tangerang Tahun 2014, guna memecahkan permasalahan sampah yang hingga kini belum terpecahkan.

“Untuk itu ikuti diklat dengan baik, agar bisa memberikan pengetahuan tentang pengelolaan sampah sehingga bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah di setiap kecamatan,” kata Hermansyah.

Menurut Hermansyah, pemerintah melalui UU No 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah, bahwa pengelolaan sampah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat maupun daerah. Mengacu UU tersebut pemerintah daerah terus berupaya melakukan pembenahan dalam sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang dengan mencoba melakukan kerjasama dengan pihak Swasta dalam penggunaan teknologi yang mungkin dilakukan pada pengelolaan sampah, kita pun memiliki program unggulan “Gema Ripah” Gerakan Mandiri Sampah.

“Program tersebut harus disosialisasikan kepada masyarakat, program Gema Ripah adalah program pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). TPST ini merupakan sarana yang dapat menanggulangi tingginya timbunan dengan penerapan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R),” tearang Rahmansyah.

Program terkait pembangunan Material Recovery Facilities (MRF) disetiap Kecamatan adalah program pengembangan kinerja pengelolaan persampahan melalui penyusunan database, pemberdayaan dan pembentukan kelompok masyarakat pengelola TPST dan penyediaan infrastruktur TPST.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tangerang Achir Guntur, kegiatan pengelolaan sampah secara terpadu dan koperhensif, agar menambah wawasan, keahlian dalam bidang pengelolaan sampah. Diklat ini diikuti oleh 40 PNS yang ada di SKPD terkait, seperti Dinas keberdihan, pertamanan dan pemakaman, Kecamatan terkait kebersihan dan pengelolaan sampah di wilayah. Diklat diselenggarakan mulai 12 hingga 17 mei 2014. Selama 64 pelajaran narasumber dari badan diklat provinsi Banten dan Kementerian lingkungan hidup RI.

“Diklat ini dilaksanakan untuk mempersiapkan SDM yang handal memiliki pengetahuan wawasan dan keahlian dibidang pengelolaan sampah dalam negeri, sasarannya untuk pencegahan pencemaran limbah sampah dan basis sampah industry dalam meningkatkan pengendalian pencemaran lingkungan dan daya keseimbangan alam,” ungkapnya.

Setelah memberikan sambutan Wakil Bupati langsung mengetuk pala tanda dibukanya Diklat Pengelolaan sampah, dan menyematkan tanda peserta diklat. Hadir dalam acara diklat ini, Camat se-Kabupaten Tangerang. (rls/red)