Pasukan TNI Bentrok Dengan Massa Pendemo KPU

Pasukan TNI Bentrok Dengan Massa Pendemo KPU, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasukan TNI Bentrok Dengan Massa Pendemo KPU, Berita674

Pasukan TNI Bentrok Dengan Massa Pendemo KPU, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasukan TNI Bentrok Dengan Massa Pendemo KPU, 674, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasukan TNI Bentrok Dengan Massa Pendemo KPU

Bentrok antara pasukan TNI dengan massa anarkis di KPU Sintang, dalam simulasi yang digelar TNI.

TRUST KALBAR – Tak ada korban jiwa maupun luka dalam bentrokan antara massa pendemo dengan pasukan pengamanan Pemilu dari personel Kodim 1205/Sintang, Yonif 642/Kps dan Satpol-PP terjadi di depan Kantor KPU Kabupaten Sintang, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kamis (14/2/2019) pagi.

Bentrokan terjadi saat massa mulai memaksa menerobos pagarĀ  pengamanan yang telah dipersiapkan pasukan TNI untuk pengamanan Pemilu 2019.

Massa berusaha merusak blokade pengamanan dengan anarkis dan memaksa ingin menemui Ketua KPU Sintang. Mereka menilao dan menduga lrmbaga KPU Kabupaten Sintang yang dinilai tidak netral dalam penyelenggaran Pemilu Presiden dan Legislatif 2019.

Melihat massa semakin anarkisĀ  dan menjaga hal yang diinginkan dalam aksi demo ini, dengan sigap dan cermat para prajurit TNI yang melakukan pengamanan ini, memukul mundur massa pendemo ini.

Aksi dan situasi ini di KPU Sintang ini, merupakan simulasi dalam upaya pengamanan oleh personel TNI khususnya Kodim 1205/Sintang dan Batalyon Infanteri 642/Kapuas jika dalam Pemilu Presiden dan Legislatif 2019 terjadi tindakan demo dan aksi unjuk rasa.

Dandim 1205/Sintang, Letnan Kolonel Inf Rahmat Basuki mengatakan, kegiatan latihan tersebut merupakan rangkaian latihan dalam rangka kesiapan untuk melaksanakan tugas perbantuan kepada Polri dalam pengamanan pemilu Presiden dan pemilu Legislatif 2019 di Wilayah Kodim 1205/stg.

“Hal ini perlu kita latihkan untuk membiasakan prajurit menghadapi dinamika dilapangan dalam penugasan, lebih baik kita siap tidak dipakai daripada tidak siap saat dipakai,” ungkap Dandim. (krm/dik)