Pasangan Mesum Di Lebak Digrebeg Masa

Pasangan Mesum Di Lebak Digrebeg Masa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasangan Mesum Di Lebak Digrebeg Masa, Berita396

Pasangan Mesum Di Lebak Digrebeg Masa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasangan Mesum Di Lebak Digrebeg Masa, 396, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasangan Mesum Di Lebak Digrebeg Masa

Trustkota.com
Trustkota.com

LEBAK,TRUSTKOTA- Satu pasangan selingkuh yakni IT (27) asal jalan H.Samaya No.1 RT/RW : 09/02 Kelurahan Rangkasbitung Barat Kecamatan Rangkasbitung  dengan PJ (28) asal Kampung Salahaur Kelurahan Cijoro Lebak Kecamatan Rangkasbitung di grebeg masyarakat desa Bojong leles kecamatan Cibadak. Rabu (22/7) sekitar pukul 20.00 Wib‎

Pasalnya, pasangan tersebut dipergoki masyarakat setempat tengah berbuat mesum di salah satu rumah milik SL (32) di perumahan kembang harum RT/RW: 07/03 desa Bojong leles Kecamatan Cibadak.‎

Awalnya, Kata Dedi (30) yang merupakan ketua RT 02 Desa setempat, pihaknya beserta masyarakat setempat telah mencurigai pasangan mesum tersebut.

“Saya beserta masyarakat awalnya sudah curiga, karena mereka sudah lumayan sering keluar masuk rumah tersebut,”paparnya.

Setelah di intai, sambung Dedi, sekitar Pukul 20.00 WIB hari Rabu (22/07/2015), pasangan tersebut masuk bersama kedalam rumah milik SL (32) yang keadaan rumah  pad saat itu sedang kosong.

“Saya tidak mau lingkungan disekitar ternodai oleh hal seperti itu, oleh karena kami memutuskan untuk menggrebek dan melaporkan pasangan mesum tersebut ke pihak yang berwajib,”ujarnya.

Lebih jauh Dedi juga menjelaskan, setelah ditelusuri ternyata keduanya telah memiliki keluarga masing-masing.

“Sebenarnya saya sudah punya keluarga dan saya disini karena saya tahu keadaan rumah teman saya itu sedang kosong,” Tutur Dedi menirukan ucapan pelaku IT (27).

Sementara itu, Iptu Sadimun Kapolsek Cibadak menerangkan, kasus seperti ini , baru bisa dipidanakan berdasarkan delik aduan dari pihak korban.

“Karena kasus seperti ini berdasarkan delik aduan, jadi pihak kepolisian tidak bisa berbuat banyak jika tidak ada aduan dari pihak korban, tujuan utamanya adalah mengamankan pelaku pasangan mesum tersebut dari amukan masa,”kata Sadimun, Kamis (23/07/2015).

Menurut Sadimun, setelah keluarga pasangan selingkuh tersebut dipanggil dan dimintai keterangan menurut pengakuan keluarga akan mengambil jalur musyawarah atau damai.

“Saat itu juga (Rabu, 22/07/2015, pukul 22.00) keluarga korban dipanggil ke polsek Cibadak untuk dimintai keterangan, setelah ditindak lanjuti keluarga pelaku meminta untuk mengambil jalur musyawarah karena ini masalah privacy,”papar Sadimun.

Jika memang akan dipidanakan , kata Sadimun, pasangan tersebut akan dijerat pasal 284 tentang Perzinahan yang maksimal kurungan penjara selama 9 bulan. (Riz)