Pasangan Arif-Sachrudin Terancam di Diskualifikasi

Pasangan Arif-Sachrudin Terancam di Diskualifikasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasangan Arif-Sachrudin Terancam di Diskualifikasi, Berita403

Pasangan Arif-Sachrudin Terancam di Diskualifikasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasangan Arif-Sachrudin Terancam di Diskualifikasi, 403, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pasangan Arif-Sachrudin Terancam di Diskualifikasi

Direktur Lembaga Kebijakan Publik, Ibnu Jandi, saat di Sekretaris Panwaslu, Jalan Veteran, Cikokol, Kota Tangerang, Jum'at (28/06/2013) malam.
Direktur Lembaga Kebijakan Publik, Ibnu Jandi, saat di Sekretaris Panwaslu, Jalan Veteran, Cikokol, Kota Tangerang, Jum'at (28/06/2013) malam.

TRUSTKOTACOM -Dalam Proses Pemilukada Walikota/Wakil Walikota Tangerang yang akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2013 nanti,  terjadi pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh salah satu pasangan Balon Walikota/Wakil Walikota  Tangerang.

Akibatnya sejak pendaftaran balon tersebut ditutup pada 8 Juni 2013 lalu,  dan dilakukan verifikasi serta  pendaftaran ulang  oleh KPUD kota Tangerang hingga 29 Juni, terdapat dua laporan pelanggaran di Pawaslu dan KPUD Kota Tangerang yang dilakukan oleh pasangan Arief R WIsmansyah (Wakil Walikota Tangerang)-Sachrudin (Camat Pinang) yang diusung oleh partai Demokrat, Gerindra dan PKB.

Saah satu laporan yang dilakukan oleh Eddy Faisal, warga Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten,  kemarin menyebutkan bahwa Balon Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin yang pada 1 Juni 2013 lalu telah mengundurkan diri dari Jabatannya sebagai Camat Pinang, ternyata masih melaksanakan tugasnya sebagai Camat.

Terbukti dari penandatanganan Akte Jual Beli (AJB) nomor 1043/2013 tanggal 11 Juni 2013 lalu. Bahwa yang bersangkutan masih menduduki jabatan pembuat akta tanah sementara (PPATS) di Kecamatan Pinang. “Kalau sudah mundur dari jabataanya, seharusnya Sachrudin tidak punya wewenang lagi untuk menanda tangani PPATS,” kata Eddy Faisal.

Karenaya, tambah dia, Panwaslu dan KPUD Kota Tangerang harus bertindak tegas terhadap Balon Wakil Walikota tersebut. Jangan sampai Pemilukada di Kota Tangerang tercoreng oleh sikap orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti ini.

Sebelumnya, Jumat (28/6) lalu, Panwaslu dan KPUD Kota Tangerang mendapat laporan dari Direktur Kebijakan Publik, Ibnu Jandi yang melaporkan bahwa pencalonan pasangan Arief R Wismansyah-Sachrudin cacat hukum, lantaran diusung oleh partai yang diketuai oleh pelaksana tugas (Plt) DPC partai demokrat Kota Tangerang, Baihaki dan Plt partai PKB Kota Tangerang Kemal Fasya. “Kalau melihat peraturan Pemilukada, seharusnya Balon yang diusung oleh partai itu di yanda tangani oleh Ketua definitif, bukan plt,”kata dia.

Menyikapi hal tersebut Ketua Pengawasan dan Penindakan Panwaslu Kota Tangerang, Agus Salim mengatakan, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu laporan dugaan pelanggaran yang diakukan oleh Pasangan Arief R Wamansyah-Sachrudin, untuk ditindak lanjuti ke KPUD Kota Tangerang. “Kami akan kaji  terlebih dahulu, setelah itu baru direkomendasikan ke KPUD Kota Tangerang untuk di tindak lanjuti,” Kata Agus Salim.

Sementara Itu Ketua KPUD Kota Tangerang Syafril Elain mengatakan, pihaknya akan menunggu rekomendasi dari Panwaslu apakah balon tersebut di diskualifikasi atau dijatuhi sanksi yang lain. “Kami masih  menunggu rekomendasi dari Panwaslu. Setelah itu diplenokan guna menjatuhi sanksinya,” Kata Syafri Elain. (Sum)