Partai Hanura Laporkan Balon Walikota Ke Polisi

Partai Hanura Laporkan Balon Walikota Ke Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Partai Hanura Laporkan Balon Walikota Ke Polisi, Berita563

Partai Hanura Laporkan Balon Walikota Ke Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Partai Hanura Laporkan Balon Walikota Ke Polisi, 563, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Partai Hanura Laporkan Balon Walikota Ke Polisi

IMG00390-20130620-1513

TRUSTKOTACOM – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Tangerang melaporkkan
Direktur Utama PDAM  Tirta Benteng, Ahmad Marju Kodri (AMK) ke Polres Metro Tangerang. AMK yang merupakan salah satu Bakal Calon (Balon) walikota Tangerang priode 2013-2018, dilaporkan ke Polres Metro Tangerang, Kamis (20/06/2013) dini hari, karena telah mengintimidasi Ketua DPC Partai Hanura Kota Tangerang agar mau  membuat surat pernyataan dukungan atas pencalonannya.

“Partai Hanura melaporkan AMK ke Polres Metro Tangerang, karena ia telah menginjak-nginjak partai tersebut dengan membawa puluhan orang untuk mengintimidasi Ketua DPC Partai Hanura, Kota Tangerang, Eddy Mahfudin,” kata Kuasa Hukum Partai Hanura, Ricky Umar, Kamis (20/06/2013).

Itu terjadi, lanjutnya, ketika DPC Hanura  mengundang AMK untuk memberi penjelasan pada Rabu (19/6) lalu,  bahwa DPP Partai Hanura telah mengalihkan dukungannya kepada Harry Mulya Zein karena pertimbangan suara koalisi  partai AMK yang  tidak memenuhi syarat.

Namun, tambahnya,  AMK yang mendengar bocoran itu lansung membawa puluhan orang pendukungnya untuk memaksa ketua DPC Hanura Kota Tangerang agar mau membuat surat pernyataan bahwa partai besutan Wiranto  tetap mendukung pencalonannya.

Karena meresa terdesak,  Ketua DPC Partai Hanura terpaksa membuat surat pernyataan. “Surat Pernyataan itu dibuat oleh Ketua DPC dengan cara di gaiden oleh AMK.” Kata Ricky Umar yang di dampingi oleh Wakil Ketua DPC Partai Hanura, Damanhuri  dan sekjennya, Arief Fadila di Kantor DPC Partai Hanura Kota Tangerang.

Hal itu dibenarkan oleh Damanhuri dan Arief Fadilah, bahwa setelah Ketua DPC diperlakukan seperti itu, partai Hanura lansung melakukkan rapat dan melaporkannya ke Polres Metro Tangerang untuk segera ditindak lanjuti. “Kami tidak terima atas sikap premanisme ini. Apalagi itu dilakukan oleh seorang bakal calon Walikota. Seharusnya sebagai Balon Pemimpin ia bersikap lebih arif dan mempertanyakannya dengan baik-baik,” kata Damanhuri. (ges)