Para Pelaku UMKM di Kota Tangerang Abaikan Protokol Kesehatan

Para Pelaku UMKM di Kota Tangerang Abaikan Protokol Kesehatan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Para Pelaku UMKM di Kota Tangerang Abaikan Protokol Kesehatan, Berita251

20201019_135923

TRUST TANGERANG – Kesadaran warga untuk mematuhi protokol kesehatan tak terlihat saat mereka mengantri di halaman Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM Kota Tangerang, Senin (19/10/2020).

Ratusan masyarakat yang merupakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saling berhimpitan dan saling desak saat mengantri untuk mendaftar sebagai penerima bantuan terdampak Covid-19.

Tak hanya itu, kerumunan para pelaku UMKM ini membuat kemacetan lalu lintas. Pemicu membludaknya para penerima bantuan Covid-19 ini lantaran minimnya persiapan dan sosialisasi.

“Saya sudah antri disini dari pukul 05.30. Biar dapat nomor urut awal. Tapi malah sudah banyak yang datang lebih awal lagi,” kata Tania, salah satu pelaku UMKM ditemui dilokasi, Senin (19/10/2020).

Suasana kerumunan pendaftaran penerima bantuan terdampak Covid-19 ini pun viral di media sosial. Calon penerima bantuan tak lagi memikirkan protokol kesehatan. Padahal, jumlah kasus Covid-19 di Kota Tangerang masih tinggi.

“Sudah nggak mikir protokol kesehatan, Kita rela berjubel biar dapat bantuan pemerintah, ” ujarnya.

Untuk diketahui, bantuan dana bagi pelaku UMKM ini merupakan program bantuan dari pemerintah pusat sebagai upaya pemulihan ekonomi saat pandemi COVID-19. Bantuan berupa dana hibah modal kerja sebesar Rp2,4 juta per pelaku UMKM. Rinciannya, bantuan disalurkan Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan.

Berdasar informasi, Pemerintah Kota Tangerang menjadwalkan pendaftaran secara offline di Gedung Cisadane mulai 19 Oktober sampai 24 November 2020. Jadwal pendaftaran dibagi tiap kecamatan. Lantaran minimnya sosialisasi berdampak calon penerima bantuan Covid-19 membludak. (Qy/Red)