Pansel Calon Anggota KPU Lebak Dinilai Kurang Tegas

Pansel Calon Anggota KPU Lebak Dinilai Kurang Tegas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pansel Calon Anggota KPU Lebak Dinilai Kurang Tegas, Berita605

Pansel Calon Anggota KPU Lebak Dinilai Kurang Tegas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pansel Calon Anggota KPU Lebak Dinilai Kurang Tegas, 605, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pansel Calon Anggota KPU Lebak Dinilai Kurang Tegas

kpu

TRUSTKOTACOM- Perguruan Silat Satria Muda (SMI) dan  Garda Muda Nasional (GMN ) DPD Lebak, meminta  Panitia Tim Seleksi (Pansel), Calon Anggota KPU Kabupaten Lebak, Pridoe 2013-2018 diminta tegas.  Hari ini, Kamis (10/10/2013), KPU Lebak mengelar tes wawancara terhadap 20 peserta calon anggota KPU Lebak di Hotel Mutiara, Kecamatan Kalang Anyar.

Dalam tes wawancara yang digelar KPU itu, SMI dan  Garda Muda Nasional (GMN ) DPD Lebak, menilai Pansel kurang tegas. Ada peserta yang datangnya lambat dari jadwal yang telah ditentukan pihak panitia, sekitar  pukul 07,30 WIB, tapi peserta itu datang pukul 09.00 WIB.

Meski demikian, kedua organisasi ini sendiri tidak menyebutkan siapa peserta yang datang terlambat itu. Menurut mereka, keterlambatan datang peserta seleksi ini, merupakan bukti ketidak disiplinan peserta dalam mengemban amanat dan ini harus menjadi bahan pertimbangan tim seleksi, karena akan berpengaruh terhadap kinerjanya.

“Kami menganggap, test wawancara penilaiannya bukan lagi ditentukan oleh skor,  tapi sudah menjurus pada subyektif. Kami berharap timsel akan bekerja profesional. Mustinya pihak panitia tegas, kalau memang terlambat tanpa alasan yang jelas, peserta itu harus disuruh pulang lagi saja ,” kata Ketua  SMI Endang Sunarya di Rangkasbitung, Kamis (10/10/2013).

Hal senada dikatakan ketua DPD GMN Kabupaten Lebak Dedi Garas. Menurutnya, pihak panitia harus benar-benar tegas terhadap peserta yang tak mengindahkan jadwal yang telah ditentukan . Apalagi test wawancara ini tidak ditentukan dengan hasil skore seperti tes tetulis.

“Mestinya peserta yang terlambat dari jadwal, pantia menolaknya atau tidak menyertakan peserta itu untuk ikut tes. Tapi panitia malah diam saja,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Timsel Calon Anggota KPU, Koswara Purwasasmita mengatakan, sejauh ini berdasarkan pengamatannya , tidak ada peserta yang terlambat datang. Karena ketika para peserta diberikan pengarahan, sebelum pelaksanaan test semuanya hadir.

“Ah itu tidak benar, yang pasti semua hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan. Namun untuk pelaksanaan tesnya kami menggunakan sistem acak nomer, artinya tidak dilaksanakan berdasarkan urutan nomer 20 besar ,” bantahnya melalui SMS. (yar)