Pabrik Semen Merah Putih Segera Rampung di Lebak

Pabrik Semen Merah Putih Segera Rampung di Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pabrik Semen Merah Putih Segera Rampung di Lebak, Berita776

Pabrik Semen Merah Putih Segera Rampung di Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pabrik Semen Merah Putih Segera Rampung di Lebak, 776, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pabrik Semen Merah Putih Segera Rampung di Lebak

TrustKota.com
TrustKota.com

RANGKASBITUNG- PT Cemindo Gemilang terus mempercepat penyelesaian pembangunan pabrik Semen Merah Putih yang berada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Pengerjaan pabrik yang akan memproduksi semen berlogo badak bercula satu ini, telah mencapai sekitar 90 persen.

Saat ini penyelesaian tahap akhir sedang dilakukan. Beberapa kegiatan yang segera dirampungkan, di antaranya pekerjaan belt conveyor dan dermaga. “Meski kondisi perekonomian nasional tidak menggembirakan, kami tetap menargetkan pembangunan pabrik tersebut akan selesai akhir 2015, sehingga semen Merah Putih bisa segera diproduksi,” ujar Vince Indigo, Komisaris PT Cemindo Gemilang melalui rillis , Selasa (30/6).

Vince memaparkan, pabrik yang berada di ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan laut ini akan memproduksi 10.000 ton clinker per hari atau setara 3,2 juta ton per tahun dan 12.000 ton semen per hari atau 4 juta ton per tahun.

Pabrik ini juga dilengkapi dengan fasilitas pelabuhan (terminal khusus) yang siap menampung berbagai jenis kapal. Dermaga untuk kapal berbobot mati 2×10000 dwt dan untuk kapal berbot 30000 dwt akan segera selesai. Sedangkan fasilitas lainnya berupa dermaga untuk kapal 70.000 dwt selesai tahun depan serta ada Ro Ro Ramp facility untuk tongkang. “Izinnya juga sudah komplet semua, tidak ada masalah,” Imbuhnya

Pabrik semen merah putih yang menempati area seluas 500 hektare ini merupakan satu-satunya proyek master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) di kawasan selatan Banten. “Nilai investasinya lebih dari USD 600 juta dan menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja,” Kata Vince

Sementara itu, CSR Manager PT Cemindo Gemilang Sigit Indrayana menambahkan hadirnya pabrik semen ini juga mempunyai dampak luar biasa bagi masyarakat Lebak yang sampai saat ini masih kesulitan untuk mendapatkan pasokan listrik, “ Kami medukung PLN untuk menyediakan listrik bagi kepentingan masyarakat Lebak selatan khususnya. Sehingga diharapkan banyak investasi yang akan masuk dan menguntungkan masyarakat.” Katanya.

Meski pihak perusahaannya, kata Sigit sudah kerja sama dengan PLN, kendalanya tetap infrastruktur. Apalagi, lanjut Sigit tarik jaringan dari Pelabuhan Ratu yang paling dekat sekitar 45 KM rupanya tidak mudah, terkendala pembebasan lahan, penarikan kabel dan lainnya.

” Dan Jadwal ini molor dari rencana semula yang harusnya kelar pada Agustus 2014‎.
Ini memang komitmen kita tumbuh bersama masyarakat, sehingga meskipun berat, semuanya kita akan tempuh. Agar Lebak tidak lagi jadi daerah tertinggal,” tambahnya.

Dengan buruknya infrastruktur yang tersedia, menurut Sigit risiko pembangunan di Bayah, Banten sangat tinggi, sehingga perusahaan harus mencari alternatif solusi, yakni membangun power plant atau pembangkit listrik. Cemindo siap juga akan membangun power plant berkapasitas 2X60 MW yang dengan bertahap.

“ Dan jika bisa segera commisioning, tentunya. produksi semen bisa dilakukan akhir tahun ini.” Katanya.

Menurut dia, kehadiran pabrik semen ini dipastikan memiliki multiple effect secara ekonomi dan berdampak positif untuk daerah sekitar. Tidak hanya itu, pendapatan asli daerah (PAD) juga akan meningkat. Di sisi lain, pabrik semen ini juga akan membantu memenuhi kebutuhan semen di Tanah Air. “Kami berharap pembangunan pabrik ini berjalan lancar dan sesuai dengan target,” jelasnya seraya mengatakan bahwa semua produksi semen Merah Putih untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional.

Jika pabrik semen di Bayah ini telah beroperasi, tentu akan melengkapi pabrik Cemindo di Ciwandan, Banten. Pabrik itu dikenal dengan pabrik penggilingan atau grinding plant dengan kapasitas produksi dari dua line ini sebesar 750.000 dan 1.000.000 ton per tahun.

“Cemindo tengah mempersiapkan pabrik tersebut dilengkapi dengan berbagai mesin-mesin canggih yang memiliki teknologi terbaru, dengan proses supply chain yang lengkap baik itu dari awal mula produksi maupun hingga proses akhir produksinya,” Katanya.

Terkait ‎keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA), Sigit menjelaskan, hingga saat ini ada sebanyak 400 orang tercatat sebagai tenaga kerja asing yang berasal dari China. Mereka semua telah mereka memiliki izin bekerja yang diterbitkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Kepolisian Republik Indonesia.

“Kami merekrut mereka dari PT Sinoma dan China Harbour. Mereka semua memiliki keahlian khusus yang kami butuhkan untuk mempercepat penyelesaian pabrik Semen Merah Putih plus dermaga.” Katanya.

Selama ini, Kataa Sigit Sinoma telah dikenal sebagai kontraktor di bidang Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) terbesar di seluruh dunia. Sedangkan China Harbour merupakan kontraktor yang membangun sebagian besar infrastruktur di China, mulai dari jalan hingga pelabuhan laut.

“Kedua kontraktor ini sangat berpengalaman dan memenuhi syarat yang kami butuhkan,” Katanya.

Ditegaskannya, bahwa selama di Bayah, kedua kontraktor tersebut telah memberikan kontribusi signifikan kepada masyarakat setempat, terutama terkait proses transfer pengetahuan dan teknologi.

“Ini merupakan komitmen kami untuk memberdayakan tenaga kerja lokal,” ujarnya.

“Kami berharap pembangunan pabrik ini berjalan lancar dan sesuai dengan target dan semua produksi semen Merah Putih untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional.”‎ pungkasnya (Riz)