Pabrik Petasan Meledak, Dewan: Bencana Terbesar Bagi Dunia Ketenagakerjaan

Pabrik Petasan Meledak, Dewan: Bencana Terbesar Bagi Dunia Ketenagakerjaan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pabrik Petasan Meledak, Dewan: Bencana Terbesar Bagi Dunia Ketenagakerjaan, Berita217

Pabrik Petasan Meledak, Dewan: Bencana Terbesar Bagi Dunia Ketenagakerjaan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pabrik Petasan Meledak, Dewan: Bencana Terbesar Bagi Dunia Ketenagakerjaan, 217, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pabrik Petasan Meledak, Dewan: Bencana Terbesar Bagi Dunia Ketenagakerjaan

Ketua Komisi II Ahmad Supriadi (batik panjang) tinjau lokasi meledaknya pabrik petasan bersama pengurus KSPSI Kab Tangerang (Joewanda/TRUSTKOTA.com)
Ketua Komisi II Ahmad Supriadi (batik panjang) tinjau lokasi meledaknya pabrik petasan bersama pengurus KSPSI Kab Tangerang (Joewanda/TRUSTKOTA.com)

TRUSTKOTA TANGERANG- Kebakaran pabrik petasan dan kembang api yang berada di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang yang berakibat tewasnya 47 pekerja menjadi sorotan legislator Kabupaten Tangerang.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi menyebut, kejadian kecelakaan kerja yang terjadi di Kosambi merupakan bencana terbesar bagi tenaga kerja (buruh).

“Kejadian kemarin sangat memprihatinkan. Itu merupakan tragedi terbesar dari runtutan kejadian yang pernah ada. Itu musibah bagi dunia ketenagakerjaan. Korban meninggal cukup banyak begitu juga yang luka-luka,” ujar Ahmad Supriadi kepada trustkota.com di sela-sela meninjau ke lokasi bersama pengurus KSPSI Kabupaten Tangerang, Jumat (27/10/2017).

Tegas Politisi PDIP ini, seharusnya untuk sekelas pabrik mercon (petasan), perizinan pembangunan harus diseleksi dengan ketat. Khususnya pada persyaratan Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan (K3) bagi pekerja.

“Jadi, harus ada proses ketat untuk pabrik petasan di Kosambi dalam urusan K3,” tegas Wakil Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Tangerang ini.

Lebih lanjut, Ahmad berharap pemerintah daerah bisa melakukan pengawasan secara optimal. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali di Kabupaten Tangerang.

“Sebelumnya tragedi di pabrik kuali yang mendunia. Lantaran praktek kerja paksa. Kali ini pabrik petasan yang mendunia lantaran menewaskan kaum pekerja. Dan ke depan kami dari Komisi II akan melakukan Sidak ke pabrik-pabrik,” pungkasnya. (joe)