Operasi Simpatik, Pelanggar SIM dan STNK Mendominasi

Operasi Simpatik, Pelanggar SIM dan STNK Mendominasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Operasi Simpatik, Pelanggar SIM dan STNK Mendominasi, Berita766

Operasi Simpatik, Pelanggar SIM dan STNK Mendominasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Operasi Simpatik, Pelanggar SIM dan STNK Mendominasi, 766, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Operasi Simpatik, Pelanggar SIM dan STNK Mendominasi

Anggota Satlantas Polres Lebak ketika memeriksa kelengkapan pengendara kendaraan bermotor , di Jalan Sunan Kalijaga , Pos Polisi Jembatan 2, Selasa (01/09/2015).
Anggota Satlantas Polres Lebak ketika memeriksa kelengkapan pengendara kendaraan bermotor , di Jalan Sunan Kalijaga , Pos Polisi Jembatan 2, Selasa (01/09/2015).

LEBAK,TRUSTKOTA- Pelanggar yang tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mendominasi pada operasi Simpatik yang digelar Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Lebak di Jalan Sunan Kalijaga (Pos Polisi Jembatan 2) , Selasa (01/09/2015).

Iptu E.Kusroin Kanit Turjawali Satlantas Polres Lebak mengatakan operasi ini digelar bertujuan untuk menekan angka kecelakaan juga pelanggaran pasca pelaksanaan Pilkades.

“Intinya operasi ini digelar untuk menekan daripada angka kecelakaan juga bisa meminimalisir pelanggar yang membandel,” Katanya.‎

Untuk itu, Kata Kusroin, pihaknya berharap di Kabupaten Lebak ini pengguna kendaraan motor ataupun mobil bisa menaati peraturan yang telah ditentukan.

“Untuk kepentingan bersama, apa susahnya untuk mematuhi peraturan lalu lintas , membuat SIM dan selalu membawa Surat-surat kendaraan,” katanya.

Sementara, Fadil salah satu pelanggar asal Kampung Kebon Kopi mengatakan pihaknya dihentikan anggota satlantas Polres Lebak saat menuju salah satu rumah makan bersamaan dengan keluarganya.

“Tadinya mau makan bersama keluarga , ketika melintas di Pos polisi jembatan 2, ternyata ada razia dan memang keadaan motor saya tidak menggunakan kelengkapam standar seperti kaca spion dan knalpot standar,” pungkasnya. (Riz)‎