Nyabu di Pinggir Jalan, Pegawai Imigrasi Bandara di Ciduk Polisi

Nyabu di Pinggir Jalan, Pegawai Imigrasi Bandara di Ciduk Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Nyabu di Pinggir Jalan, Pegawai Imigrasi Bandara di Ciduk Polisi, Berita329

Nyabu di Pinggir Jalan, Pegawai Imigrasi Bandara di Ciduk Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Nyabu di Pinggir Jalan, Pegawai Imigrasi Bandara di Ciduk Polisi, 329, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Nyabu di Pinggir Jalan, Pegawai Imigrasi Bandara di Ciduk Polisi

Ilustrasi Sabu-sabu.
Ilustrasi Sabu-sabu.

KOTA TANGERANG – Dua Pegawai Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Ramat Rezano (30) dan Aksan Aditama (28), digelandang petugas ke sel tahanan Mapolsek Neglasari. Keduanya ditangkap karena kedapatan membawa shabu seberat 0,8 gram.

Kapolsek Neglasari Kompol Alit Syahrul Anas saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan dua pegawai imigrasi tersebut. Menurutnya, keduanya merupakan warga Jakarta Barat.

“Mereka ditangkap anggota pada Selasa (02/09/2014) kemarin, sekira pukul 01.00 WIB di Jalan Marsekal Surya Dharma, dekat dengan Bandara,” terang Alit, Rabu (03/08/2014).

Alit menerangkan, penangkapan keduanya berawal dari kecurigaan anggotanya yang melihat sebuah  mobil Toyota Vioz dengan Nomor Polisi (Nopol) B 31 PDK, yang ditumpangi keeduanya terpakir di pinggir jalan.

“Setelah diperhatikan, dan hendak dihampiri mereka langsung kabur dan melepar barang bukti dari mobil,” jelasnya.

Anggota lanjut Alit, anggota melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan laju kendaraan mereka. Kedua tersangka kemudian dibawa ke lokasi dimana mereka membuang barang bukti.

“Dari lokasi mobil mereka berhenti didapati shabu seberat 0,8 gram. Benar mereka pegawai Imigrasi Bandara, belum tahu jabatannya apa di Imigrasi, ” terang Alit.

Hingga berita ini dilansir, kedua pegawai tersebut masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Nelglasari untuk proses lebih lanjut. (Fth/Dik)