Nilai Pancasila Sudah Terkikis

Nilai Pancasila Sudah Terkikis, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Nilai Pancasila Sudah Terkikis, Berita792

Nilai Pancasila Sudah Terkikis, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Nilai Pancasila Sudah Terkikis, 792, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Nilai Pancasila Sudah Terkikis

Irvansyah anggota DPR-RI (tengah) saat dialog mengenai empat pilar
Irvansyah anggota DPR-RI (tengah) saat dialog mengenai empat pilar

PONDOK AREN – Puluhan tokoh pemuda dan masyarakat mengikuti dialog Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) yang digelar PAC TMP Pondok Aren, Senin (12/11) malam, di aula Kelurahan Perigi Lama, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Acara yang bertema “4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Bagi Generasi Muda” ini menghadirkan narasumber Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Irvansyah, S.Ip, M.Si, dan Made Laksmi Pusparini, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel.

Dalam pemaparannya, Irvansyah menilai, saat ini nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika sudah mulai terkikis di era globalisasi. “Perubahan yang cukup cepat di segala bidang di era globalisasi sangat memengaruhi nilai-nilai yang terkandung di dalam empat pilar berbangsa yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sehingga sampai pada menghawatirkan,” kata dia.

Menurutnya, empat pilar tersebut penting untuk membawa masa depan Indonesia ke arah yang lebih baik sebagai bangsa yang bermartabat. “Sesungguhnya Indonesia memahami pentingnya nilai-nilai yang terkandung di dalam empat pilar tersebut untuk kembali ditegakkan dalam ingatan bagi seluruh anak bangsa pada saat sekarang ini. Sehingga jati diri sebagai anak bangsa Indonesia tidak hilang ditelan zaman,” kata dia.

Yang lebih parah, kata dia, saat ini penyelenggara negara juga sudah banyak yang melupakan nilai-nilai yang diajarkan dalam empat pilar berbangsa tersebut. “Mereka (penyelenggara negara) sudah terjebak dengan rutinitas-rutinitas yang ada. Sehingga melupakan nilai-nilai empat pilar tersebut. Sosialisasi ini perlu digalakkan kembali untuk menyelamatkan bangsa ini,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, dia akan terus menyosialisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila, dan ini harus ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi terhadap nilai-nilai empat pilar tersebut, utamanya generasi muda sebagai penerus bangsa pada masa depan.

“Pemahaman terhadap pilar berbagsa harus kembali ditingkatkan. Agar masalah bangsa ini seperti tawuran pelajar, korupsi, dan konflik antar warga atau daerah bisa diatasi. Empat pilar berbangsa harus disosialisasikan secara massif,” kata dia.

Menurutnya, saat ini, bangsa kita sudah banyak permasalahan. Jadi jangan lagi ditambahkan dengan permasalahan yang tidak terlalu prinsipil. Sebenarnya bisa diselesaikan dengan baik.
“Nilai yang terkandung dalam empat pilar itu tidak sembarangan dirumuskan oleh pendahulu kita, tetapi melalui berbagai pembahasan panjang demi utuhnya bangsa Indonesia,” katanya.

Ia berharap, sekeras atau setajam apapun perbedaan yang terjadi harus disikapi secara arif sehingga tidak sampai mengoyak persatuan dalam NKRI.

Sementara itu, menurut Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Taruna Merah Putih (TMP) Kecamatan Pondok Aren, Yakub Budi Sutrisno mengatakan, dialog tersebut bertujuan untuk mentransformasikan nilai-nilai berbangsa dan bernegara dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut ketua panitia pelaksana ini, TMP bertanggung jawab dalam menyampaikan nilai-nilai bangsa dalam empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya demi mencapai kehidupan berbangsa dan bernegara yang dicita-citakan.

“Kami sangat bangga bisa menjadi penyelenggara dialog dan sosialisasi 4 Pilar demokrasi ini, karena pondasi 4 pilar dapat diamalkan dan dihayati, serta dapat digali nilai-nilainya demi dalam menegakkan kedaulatan bangsa ini,” tegas Yakub.(Hmn)