Mukhmainah Syok Baru Mengetahui Sahabatnya Meninggal Pasca-Longsor Underpass

Mukhmainah Syok Baru Mengetahui Sahabatnya Meninggal Pasca-Longsor Underpass, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mukhmainah Syok Baru Mengetahui Sahabatnya Meninggal Pasca-Longsor Underpass, Berita529

Mukhmainah Syok Baru Mengetahui Sahabatnya Meninggal Pasca-Longsor Underpass, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mukhmainah Syok Baru Mengetahui Sahabatnya Meninggal Pasca-Longsor Underpass, 529, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mukhmainah Syok Baru Mengetahui Sahabatnya Meninggal Pasca-Longsor Underpass

Ist
Ist

TANGERANG – Mukhmainah (23), korban selamat dalam insiden longsornya Underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang mengalami syok. Hal tersebut lantaran ia baru mengetahui rekannya, Dianti Putri (24) meninggal akibat insiden tersebut.

Ayah dari wanita yang kerap disapa Ina tersebut, Syamsuddin mengatakan, dirinya baru memberanikan diri memberitahukan kematian Putri kepada anaknya untuk menjaga kondisi psikisnya.

“Ya, jadi baru saya kasih tau 2 minggu setelah kejadian. Saya bilang ikhlasin nak almarhumah Putri, kirimin Al Fatihah buat dia,” ujar Syamsuddin, Kamis (1/3/2018).

Syamsuddin bercerita, saat dirinya memberitahu hal tersebut sontak saja Ina sempat syok dan menangis tersedu. Inna tak menyangka sahabatnya karibnya telah berpulang kepangkuan ilahi secara mendadak.

“Sambil nangis tersedu-sedu, dia bilang padahal Putri keluar duluan kenapa dia meninggal, biarin saya nangis biar saya lega. Gitu sambil terus menangis,” ungkapnya.

Butuh waktu cukup lama bagi Ina untuk menerima kenyataan tersebut. Bahkan, ia pun sempat mempertanyakan mengapa ia tak diberitahu sejak awal kabar duka tersebut datang.

“Terus dia tanya kenapa enggak hari itu dikabarin, saya jawab Ina tidak mungkin seketika itu saya kabarin karena kondisi Ina belum memungkinkan. Dia cuma mengangguk dan diam. Alhamdulillah sekarang sudah mulai bisa menerima,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Ina bersama rekannya, Dianti Putri tertimbun longsoran Underpass pada Senin, 5 Februari 2018 sekira pukul 17.45 WIB. Putri baru bisa dievakuasi setelah terjebak di dalam reruntuhan longsor selama 9 jam. Sementara rekannya, Mukhmainah baru dapat dievakuasi dari dalam reruntuhan setelah 12 jam pasca-longsor terjadi.

Putri yang sempat menjalani perawatan intensif pun dinyatakan meninggal dunia di RS Mayapada pukul 6.45 WIB akibat patah leher, patah di kedua pangkal pahanya dan gagal jantung yang dialaminya.(Chy)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait