Modus Pindahan Rumah, Dua Truk Berisi 50 Ranmor Disergap Polisi

Modus Pindahan Rumah, Dua Truk Berisi 50 Ranmor Disergap Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Modus Pindahan Rumah, Dua Truk Berisi 50 Ranmor Disergap Polisi, Berita201

Modus Pindahan Rumah, Dua Truk Berisi 50 Ranmor Disergap Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Modus Pindahan Rumah, Dua Truk Berisi 50 Ranmor Disergap Polisi, 201, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Modus Pindahan Rumah, Dua Truk Berisi 50 Ranmor Disergap Polisi

Puluhan motor tanpa surat diamankan di Mapolsek Cikupa
Puluhan motor tanpa surat diamankan di Mapolsek Cikupa

TANGERANG TRUSTKOTA -Modus pindahan rumah. Itulah kesaksian sopir truk yang masih bersatatus saksi pasca diamankannya dua truk berisi 50 Kendaraan Bermotor (Ranmor) oleh Polsek Cikupa, Polresta Tangerang. Puluhan unit motor yang kini berjejer di Mapolsek Cikupa diduga hendak diselundupkan ke daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Dua truk bermuatan 50 unit motor tanpa kelengkapan surat kami amankan,” ungkap Kompol Gunarko, Kapolsek Cikupa kepada TrustKota.Com, Selasa (4/8/2015).

Ungkap Gunarko, dua truk pengangkut 50 unit sepeda motor itu dihentikan anggota Buser Polsek Cikupa saat melintas di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sukamulya pada Kamis (30/7/2015).

Kepada polisi, dua sopir truk yang berinisial D dan MD itu mengaku mereka mengangkut barang-barang pindahan rumah seperti lemari dan tempat tidur. Karena curiga, kemudian polisi pun melakukan pemeriksaan. Saat diperika, memang bagian atas dua unit truk tersebut berisi kasur.

“Motor-motor ditutupi dengan kasur, di dalamnya berjejer motor tanpa surat menyurat,” tandas Kapolsek.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Soemiran menambahkan, hasil pemeriksaan sementara, dari 50 unit motor tersebut hanya ada enam motor yang dilengkapi STNK dan BPKB. “Enam kendaraan itu sudah dikembalikan ke pemiliknya. Sedangkan 44 kendaraan masih kami amankan,” paparnya.

Lanjut Soemiran, puluhan motor yang berhasil diamankan pihaknya, sebagian besar merupakan motor-motor keluaran tahun 2010-2014 dan diduga dari Tangerang Raya. “Kami belum menetapkan tersangka. Dua sopir masih berstatus saksi,” pungkasnya. (Cun/Joe)