Mental Bisnis Harus Dirintis Sejak Dini

Mental Bisnis Harus Dirintis Sejak Dini, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mental Bisnis Harus Dirintis Sejak Dini, Berita817

Mental Bisnis Harus Dirintis Sejak Dini, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mental Bisnis Harus Dirintis Sejak Dini, 817, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mental Bisnis Harus Dirintis Sejak Dini

Drs. PO Abas Sunarya, M.Si
Drs. PO Abas Sunarya, M.Si

TRUSTKOTACOM – Meningkatkan perekonomian suatu negara, salah satunya bisa dengan mengembangkan dunia kewirausahaan. Dunia kewirausahaan di Tangerang Raya contohnya, sangat berpeluang, karena banyak jenis usaha yang bisa dirintis. Rabu (06/02/2013)

Inilah yang ditekankan Drs. PO Abas Sunarya, M.Si, terhadap para pemuda dan mahasiswa. Peluang mengisi kewirausahaan yang masih terbuka lebar ini, sebaiknya para pemuda maupun mahasiswa, sejak dini harus memiliki jiwa usaha dan membaca peluang bisnis.

“Mental pebisnis harus dirintis sejak dini, mulai bangku sekolah hingga fakultas. Mental pebisnis harus terus dikembangkan ke hal-hal positif, agar tidak sampai terjerumus hal negatif, seperti konsumsi narkoba,” kata Direktur Perguruan Tinggi Raharja tersebut.

Ketua APTISI Komisariat III Tangerang ini mengakui, mental pebisnis dengan jiwa kemandirian merupakan hal utama, ketika terjun ke bidang usaha di zaman saat ini. Karena itu, tugas instansi pendidikan untuk menanamkan jiwa mandiri sedari dini, di kalangan mahasiswa.

Menumbuhkan jiwa kewirausahaan sedari dini bisa melalui praktik langsung. Tujuannya mahasiswa berani bergerak, berani mengambil risiko yang tentunya dengan kajian teoritis dan inovatif serta kreatif.

“Mahasiswa sejak dini, sebaiknya juga berpikir mampu membuka peluang kerja (job maker). Jangan hanya berorientasi cari kerja, berpikir menjadi pekerja di balik meja, hingga PNS,” ucap Ketua AMPG Kota Tangerang ini.

Abas Sunarya mengatakan, kalangan mahasiswa tidak lagi hanya amati, tiru, dan modifikasi (ATM), melainkan sudah berjiwa enterpreneur, mampu berkreativitas dan berinovasi menghasilkan produk baru, unik dan langka.

Termasuk, mampu membuat perencanaan baik, cepat, efisien dan kemampuan meraih kepercayaan banyak orang, membuat konsumen tidak pernah ragu untuk membeli produk atau memakai jasa yang ditawarkan. (Shn)