Menjernihkan pemahaman buat Kelompok penggiat kotak kosong dan masyarakat Kab Tangerang

Menjernihkan pemahaman buat Kelompok penggiat kotak kosong dan masyarakat Kab Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Menjernihkan pemahaman buat Kelompok penggiat kotak kosong dan masyarakat Kab Tangerang, Berita740

Menjernihkan pemahaman buat Kelompok penggiat kotak kosong dan masyarakat Kab Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Menjernihkan pemahaman buat Kelompok penggiat kotak kosong dan masyarakat Kab Tangerang, 740, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Menjernihkan pemahaman buat Kelompok penggiat kotak kosong dan masyarakat Kab Tangerang

Ahmad Yani, Ketua LTP Kabupaten Tangerang.
Ahmad Yani, Ketua LTP Kabupaten Tangerang.

Oleh H Ahmad Yani.

Ketum LTP./Wasekjen partai Golkar Kab.Tangerang.

Seperti komentar saya beberapa hari yang lalu diberita trustkota.com, terkait ada ajakan dari sekelompok orang yg mengajak dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kab.Tangerang 2018 mendatang untuk memilih kotak kosong.

Ini saya anggap ajakan yang sama sekali tidak cerdas, karen ajakan ini tidak sama sekali di dukung oleh kajian yang bersifat akademis dan tidak di dukung oleh data yang bersifat aktual dan faktual, juga tidak di dukung oleh alasan yang bersifat argumentatif dan yang lebih ironis telah beraninya mendeklarasikan sebagai Pemimpin/ Ketua Aliansi Kotak Kosong yang dalam ketidaktahuannya terhadap 1 pun Program Petahana Yang Banyak dan Telah Menyentuh masyarakat.

Sekelompok kotak kosong mengajak masyarakat untuk mendukung/ mencoblos Kotak Kosong dengan kampanye meniadakan program-program dari petahana, artinya kotak kosong tidak tahu betapa banyak program petahana yang sudah di nikmati oleh masyarakat, dan ini saya anggap ajakan yang tidak akuntabel dari abu jahal kecil-kecilan.

Kenapa saya bilang abu jahal kecil-kecilan, yah itu tadi karena ketidaktahuan dari seorang yang mengaku Ketua Aliansi Kotak Kosong terhadap semua program sang petahana yang sudah di rasakan masyarakat.

Kalimat abu jahal kecil-kecilan memiliki 2 tafsir.

1. Abu jahal/bpk bodoh jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh ajakan yang tidak ada dasarnya sama sekali, sementara pemerintah sedang gencar mengkampanyekan jangan golput dan secara kelembagaan partai kami sebagai partai pengusung (golkar) dan semua partai pendukung, saya anggap ajakan ini merupakan benalu buat partai kami dan partai pendukung.

Jadi arti dari abu jahal kecil-kecilan disini, lebih kepada pemikiran dari kelompok kotak kosong yang tidak tahu soal program petahana yg bgitu banyk, sebab dari tulisan kelompok kotak kosong, dikatakan bahwa tidak ada satupun program dari petahana yg menyentuh dan di rasakan masyarakat.

Program pembangunan stadion mini yg hampir di semua kecamatan, memiliki 3 RSUD, Jamkesda, Gebrak Pak Kumis dan seabreg penghargaan dari pemerintah pusat.

Kenpa ini tidak diketahui?? Sangat wajar kalau sekelompok penggiat kotak kosong saya istilahkan abu jahal kecil-kecilan karena bodoh tidak mengetahui keberhasilan dr sang petahana selama 5 tahun memimpin Kab.Tangerang

2. Selanjutnya saya memberikan dukungan moral kepada sang petahana, degan mengistilahkan abu jahal kecil-kecilan buat sekelompok orang yang tdk suka sama sang petaha, sebab kalau dasarnya orang tidak suka, apapun yang kita lakukan walaupun itu kebaikan tetap tidak suka, dan ini kalau kita ambil contoh (i’tibar) dalam kepemimpinan Nabi, yaitu ada sekelompok orang yg di pimpin oleh abu jahal untuk selalu menentang kebenaran yang di bawa oleh Nabi.

Nabi aja yang di juluki manusia sempurna masih ada yang tidak suka, apa lagi kita manusia biasa, istilah abu jahal yang kedua ini. Buat sang petahan agar tetap tegar, dengan mengambil contoh kehidupan Nabi.

Harapan saya setelah memberikan pemahaman ini,masyarakat yg membaca tulisan ini tidak dapat dibodohi oleh sekelompok orang yg menginginkan kotak kosong jd pemimpin, bukankah pemimpin itu manusia, bukan sebuah kotak kosong yg tanpa program. (edt/red)