Mengentaskan Kemiskinan Harus Serius

Jazuli Juwaini

Pemerintah harus serius mengentaskan kemiskinan untuk mencegah terjadinya penjualan anak usia bawah lima tahun atau balita bermotif ekonomi. Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Jazuli Juwaini di Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Sabtu (09/02/2013)

“Pemerintah harus serius mengentaskan kemiskinan. Anggaran kemiskinan harus jelas, sebanding dengan APBN,” ujarnya.

Menurut dia, anggaran untuk pengentasan kemiskinan yang ada saat ini tidak sebanding dengan APBN. Politikus PKS itu menambahkan, dengan APBN yang mencapai Rp1.600 triliun, anggaran untuk pengentasan kemiskinan hanya sekitar Rp90 triliun.

“Idealnya anggaran untuk pengentasan kemiskinan itu 15 persen dari APBN,” kata dia.

Masalah kemiskinan tersebut, lanjut dia, yang menjadi penyebab banyaknya kasus penjualan anak. Biasanya, para penjual mencari orang tua balita yang miskin, kemudian menawarkan bantuan untuk merawat dan membesarkan anaknya, namun kemudian dijual.

“Kami prihatin dengan adanya sindikat perdagangan bayi tersebut. Orang tua juga harus berhati hati dan waspada serta tidak mudah terjebak iming-iming apa pun, meskipun miskin,” ujar Jazuli seraya meminta agar pihak kepolisian mengusut tuntas sindikat perdagangan bayi tersebut. (Shn)