Mengaku Anggota Polisi, Oknum Anggota LSM Culik Karyawan Garuda

Mengaku Anggota Polisi, Oknum Anggota LSM Culik Karyawan Garuda, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mengaku Anggota Polisi, Oknum Anggota LSM Culik Karyawan Garuda, Berita960

Mengaku Anggota Polisi, Oknum Anggota LSM Culik Karyawan Garuda, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mengaku Anggota Polisi, Oknum Anggota LSM Culik Karyawan Garuda, 960, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mengaku Anggota Polisi, Oknum Anggota LSM Culik Karyawan Garuda

Trustkota

TRUSTKOTA TANGERANG – Dua oknum anggota LSM Topan RI, AS (47) dan WN (35) ditangkap petugas Unit Ranmor Polresta Tangerang. Dua oknum anggota LSM itu diringkus polisi lantaran melakukan penculikan dan penganiayaan terhadap MR (30) karyawan Garuda Maintenance Facility (GMF).

Dalam menjalankan aksinya mereka dibantu dua rekanya yakni JA dan YD yang kini masih buron. Tak tanggung-tanggung, guna memuluskan kejahatanya mereka mengaku sebagai anggota polisi.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko mengatakan, peristiwa penculikan dan penganiayaan tersebut bermula ketika para tersangka hendak menagih hutang kepada korban sebesar Rp 6 juta. Kemudian mereka mendatangi kediaman korban di perumahan PWS Tigaraksa blok af26 RT6/2, kelurahan Kadu Agung.

Kepada korban ke empat oknum LSM tersebut mengaku sebagai anggota polisi. Selanjutnya para tersangka langsung memaksa korban untuk ikut dengan mereka.

“Korban dijemput paksa oleh para tersangka. Setelah sampai di tempat penyekapan, korban kemudian diikat dan dianiaya,” ungkap Gunarko, kepada wartawan, Selasa (6/6/2017).

Perbuatan sadis oknum LSM yang mengaku sebagai anggota polisi itu tak hanya sampai disitu, para tersangka juga meminta tebusan kepada keluarga korban sebesar Rp 20 juta.

“Pelaku menghubungi keluarga korban dan mengaku sebagai anggota polisi. Mereka meminta uang tebusan Rp 20 juta untuk membebaskan korban dari lilitan kasus kepemilikan narkoba,” jelas Gunarko.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan uang tunai Rp 2 juta, dua unit mobil yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya serta alat hisap narkoba jenis sabu.

“Kedua tersangka yang kami tangkap juga positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu,” tegas Kompol Gunarko.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, kini dua dari empat oknum anggota LSM itu harus meringkuk di tahanan Polresta Tangerang.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat pasal berlapis 333, 351,368 kuhp tentang merampas kemerdekaan seseorang dengan ancaman 10 tahun penjara.(gm/red)