Membabi Buta Pemuda Simpatisan Isis ini Serang Tiga Polisi di Kota Tangerang

Membabi Buta Pemuda Simpatisan Isis ini Serang Tiga Polisi di Kota Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Membabi Buta Pemuda Simpatisan Isis ini Serang Tiga Polisi di Kota Tangerang, Berita134

Membabi Buta Pemuda Simpatisan Isis ini Serang Tiga Polisi di Kota Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Membabi Buta Pemuda Simpatisan Isis ini Serang Tiga Polisi di Kota Tangerang, 134, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Membabi Buta Pemuda Simpatisan Isis ini Serang Tiga Polisi di Kota Tangerang

SA usai dilumpuhkan polisi/istimewa
SA usai dilumpuhkan polisi/istimewa

TRUSKOTA TANGERANG- Seorang pemuda berinisial SA (22) menyerang Pos Polisi Lalu Lintas yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang sekitar pukul 07.30 hari ini (20/10). Saat menyerang, SA sempat menempelkan stiker lambang ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di salah satu tembok Pos Polantas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono, menyampaikan serangan itu mengakibatkan Kepala Kepolisian Sektor Tangerang Komisaris Effendi bersama dua anak buahnya, Inspektur Satu Bambang Haryadi dan Brigadir Polisi Kepala Sukardi mengalami luka akibat sabetan golok.

“Effendi luka tusuk, Bambang luka dada kiri dan punggung kiri, Sukardi luka punggung kanan dan lengan kanan. Ketiganya sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang Kota,” kata Awi saat dikonfirmasi, Kamis (20/10).

Ia menceritakan, penyerangan terjadi saat Effendi bersama ketiga anak buahnya sedang melakukan persiapan pengamanan aksi unjuk rasa buruh. SA langsung menempelkan stiker ISIS dan menyerang secara membabi buta dengan menggunakan golok.

SA juga sempat melemparkan sebuah benda yang menyerupai bom.

Akhirnya, SA berhasil dilumpuhkan setelah ditembak berulang kali dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, terkait barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka, Awi menjabarkan, satu buah pisau, satu buah badik dan sarungnya, dua buah benda yang diduga bom pipa, satu buah tas berwarna hitam, satu buah stiker ISIS.

Tersangka SA menghembuskan naspas terakhir karena kehabisan dari saat perjalanan menuju RS Kramat Jati, Polri.

Informasi yang dihimpun, SA merupakan anak pengusaha roti. Dia merupakan anak ke 4. Sedangkan dua kakaknya seorang anggota kepolisian di Resto Tangerang Kota dan Polresta Tangerang. Selain itu kakak pertamnya anggota Satpol PP. (cnn/tkc)