Masa Plt Walikota Tangerang Berakhir Besok

Masa Plt Walikota Tangerang Berakhir Besok, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Masa Plt Walikota Tangerang Berakhir Besok, Berita847

Masa Plt Walikota Tangerang Berakhir Besok, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Masa Plt Walikota Tangerang Berakhir Besok, 847, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Masa Plt Walikota Tangerang Berakhir Besok

Puspem Kota Tangerang.
Puspem Kota Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Rahmansyah, Sabtu (16/11/2013) besok, sedianya akan menduduki jabatan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Walikota Tangerang, menggantikan posisi Plt Walikota Tangerang Arief R Wismansyah yang memasuki  masa akhir jabatannya.

Jabatan tersebut ditunjuk langsung oleh Direktur Jendral (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Djohermansyah Djohan, guna mengisi kekosongan pemimpin di Kota Tangerang.

Demikian hal itu dikatakan, Plt Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Amal Herawan Budi, kepada wartawan, Jum’at (15/11/2013).

“Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di Kota Tangerang, karena sengketa pemilukada belum juga tuntas, maka tugas sehari-hari walikota akan dipegang oleh sekda. Dan Dalam radiogram yang ditandatangani Dirjen Otonomi Daerah, Djohermansayh Djohan, masa tugas Plh Walikota akan berlangsung hingga ada kebijakan lebih lanjut dari pemerintah,” urainya.

Amal menjelaskan, dasar dari pengangkatan itu sendiri adalah sesuai dengan Pasal 35 ayat (4) UU No 32 Tahun 2004, tentang Pemerintah Daerah serta Pasal 131 ayat (4), no 6 tahun 2005, tentang Peraturan Pemerintah.

Ketika ditanya soal penetapan Plh itu atas dasar pengajuan DPRD Kota Tangerang kepada Gubernur Banten yang kemudian ditindak lanjuti kepada Mendagri, Amal mengatakan, hal itu untuk mengajuan Pjs. Namun untuk Plh cukup kepada Dirjen Otonom daerah.

“Tugas Plh ini  cukup pendek, yaitu menunggu hasil pemilukada Kota Tangerang yang saat ini dalam sengketa di Mahkah Konstitusi (MK). Sedangkan Pjs biasanya disiapkan mengisi kekosongan pemimpin yang cukup panjang,” paparnya.

Sementara, pengamat Politik dari Universitas Syeh Syarif Yusuf (Unis), Tangerang, Mas Iman menyayangkan kinerja  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, yang dinilai lamban. Pasalnya sebelum massa Plt walikota Arief R Wismansyah berakhir, seharusnya pihaknya telah mengajukan minimal tiga nama orang pejabat eselon 2 untuk PJS, jauh hari sebelumnya.

“Pejabat pengisi kekosongan disuatu daerah itu seharusnya mengacu kepada usulan DPRD tersebut, sesuai dengan UU 32 tahun 2004 dan PP 5 tahun 2005, tentang pemerintahan daerah. (ges/cm)