Mari Membangun Dalam Perbedaan

photo-di-terminal-1-bandara-soekarno-hatta(1)

Menurut Marinus Gea SE, Indonesia adalah Negara yang kaya dengan budaya. Salah satu budaya yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia yaitu keunikan perbedaan masyarakat yang didasari oleh perbedaan etnis. “Bangsa Indonesia bisa berbangga dengan semua perbedaan dan menyatukannya dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika,” kata Marinus.

Lebih lanjut, Marinus yang juga merupakan Ketua TMP kota Tangerang mengatakan, Wilayah Kota Tangerang tidak bisa melepaskan diri dari berbagai keunikan perbedaan yang ada. Karena Kota Tangerang adalah salah satu kota satelit dari Kota Metropolitan Jakarta. Berada tidak jauh dari Ibu Kota adalah daya tarik tersendiri bagi setiap etnis untuk tinggal, menetap dan berkarya di Kota Tangerang.

“Salah satunya adalah etnis China yang pada tanggal 10 Februari 2013 merayakan Tahun Baru Imlek dan telah diakui secara resmi oleh pemerintah sebagai Hari Raya Nasional. Dengan semangat ‘Membangun Dalam Perbedaan’, melalui sebuah baliho, saya tidak segan-segan menyampaikan ucapan Gong Xi Fa Cai, bagi masyarakat Tangerang yang merayakannya,” tutur Marinus.

Berbuat, Bertumbuh dan Berbuah adalah Visi yang diyakini oleh Marinus Gea untuk dapat membangun sikap Nasionalisme dalam pluralisme masyarakat Kota Tangerang. Sikap yang menyatukan dan mengayomi adalah harapan setiap masyarakat kepada setiap pemimpin publik.

“Dengan Berbuat, maka diharapkan ada Pertumbuhan dengan mengembangkan sikap saling peduli dan pada akhirnya akan Berbuah menjadi kemajuan bagi setiap pribadi tanpa melihat latar belakang yang berbeda,” ujar Marinus.