Mantan Kuli Bangunan yang Jadi Kasi Propam

AKP Manguji Sagala, Kasi Propam Polres Kota Tangerang.
AKP Manguji Sagala, Kasi Propam Polres Kota Tangerang.

PEKERJA keras dan pantang menyerah. Watak itulah yang tertanam dalam diri AKP Manguji Sagala, Kasi Propam Polres Kota Tangerang.

Terlahir dari anak petani miskin, Sagala menuturkan dirinya melewati awal kariernya dengan susah payah. Mantan Kanit II Satnarkoba Polres Kota Tangerang ini mengaku pernah menjalani hidup dengan penuh kesulitan.

Bahkan, Sagala nyaris putus sekolah karena tak ada biaya. Untuk bisa meneruskan pendidikanya ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sagala harus bekerja keras mencari uang tambahan agar tetap bisa bersekolah.

“Mengumpulkan ampas-ampas makanan, kemudian menjualnya kepada pemilik ternak. Uangnya untuk biaya sekolah,” paparnya.

Sagala mengenyam pendidikan dasar hingga SMP di sebuah Desa terpencil didaerah Tabanuli, Sumatra Utara. Untuk mencapai ke sekolahan, Sagala kecil harus berjalan kaki melewati hutan dan bukit-bukit sejauh 10 Kilometer dari rumahnya.

“Kemudian, saya meneruskan SMA di Kota Medan dan tinggal dirumah sudara. Untuk biaya sekolah saya juga pernah menjadi tukang becak dan pedagang roti keliling,” tuturnya.

Setelah lulus SMA pada tahun 1989, Sagala merantau ke Jakarta dan berniat melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi. Karena tidak ada biaya untuk kuliah, selama satu tahun ia menjadi kuli bangunan.

Darah polisi tak pernah mengalir dalam keluarga AKP Manguji Sagala. Beranjak dari keluarga petani miskin, putra ke empat dari delapan bersaudara itu, menjadi satu-satunya yang terjun ke dunia kepolisian dalam keluarganya.

“Saya masuk di kepolisian pada tahun 1991. Saya bangga menjadi polisi dan akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. (Cun)