Mahasiswa Tangerang Pertanyakan Hasil Kunker Pimpinan DPRD ke Raja Ampat

Mahasiswa Tangerang Pertanyakan Hasil Kunker Pimpinan DPRD ke Raja Ampat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mahasiswa Tangerang Pertanyakan Hasil Kunker Pimpinan DPRD ke Raja Ampat, Berita210

Mahasiswa Tangerang Pertanyakan Hasil Kunker Pimpinan DPRD ke Raja Ampat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mahasiswa Tangerang Pertanyakan Hasil Kunker Pimpinan DPRD ke Raja Ampat, 210, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Mahasiswa Tangerang Pertanyakan Hasil Kunker Pimpinan DPRD ke Raja Ampat

ilustrasi-kunjungan-kerja_20160519_211432

TRUSTKOTA TANGERANG- Mahasiswa Kabupaten Tangerang mempersoalkan kunjungan pimpinan DPRD yang ‘melancong’ ke Raja Ampat, Papua.

“Kami minta hasil dari lawatan pimpinan DPRD yang ke Raja Ampat. Jika memang untuk studi banding, studi apa yang didapat,” ujar Rozak, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tangerang kepada trustkota.com, Jumat (26/5/2017).

Menurut Rozak, seharusnya setiap kunjungan kerja (Kunker) para pejabat (DPRD) harus dipertanggung jawabkan. Karena dana yang digunakan merupakan uang rakyat.

“Efek dari Kunker itu yah harus ada manfaatnya. Jangan cuma ngabisin anggaran saja. Harus dipublikasikan ke publik. Jangan sampai Kunker hanya sebagai kedok saja,” tegasnya.

Selain itu, Rozak menjelaskan, pimpinan DPRD tidak melakukan aksi bungkam atas kepergian mereka Kunker ke Papua. “Kalau memang Kunker yah seyogyanya jangan ditutup-tutupi,” tukasnya.

Perlu diketahui, dua pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang melakukan Kunker ke Raja Ampat, Papua pada 16 Mei 2017 yang lalu. Keduanya pergi bersama staf masing-masing. Dalam Kunker tersebut Sekretaris DPRD (Sekwan) Firzada Mahali juga dikabarkan ikut serta.

Namun sayang. Sampai berita ini diterbitkan. Sekwan dan dua pimpinan itu bungkam saat dikonfirmasi wartawan. (cun/joe)