Lima Tersangka Gembos Ban Diringkus polisi

Lima Tersangka Gembos Ban Diringkus polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lima Tersangka Gembos Ban Diringkus polisi, Berita463

Lima Tersangka Gembos Ban Diringkus polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lima Tersangka Gembos Ban Diringkus polisi, 463, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lima Tersangka Gembos Ban Diringkus polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM – Lima tersangka pelaku pencurian dengan modus gembos ban, diringkus saat hendak mencari mangsanya didepan Bank BCA cabang Duta Garden, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Jum’at (06/12/2013).

Kelima tersangka yang mayoritas adalah warga Bogor itu, masing-masing bernama, Anton Wijaya, Oyes Saputra, Indra purnama, Dedi Irawan dan Sarkoni.

Kapolsek Batu Ceper, Kompol Krismi Widodo mengatakan, pada 30 Oktober 2013 lalu, pihaknya mendapatkan laporan dari seorang warga bernama Edy Purwanto, yang telah menjadi korban pencurian saat dirinya tengah mengganti ban di Jalan Garuda, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan batu Ceper, Kota Tangerang.

“Korban Edy Purwanto kehilangan uang Rp30 juta yang baru saja diambil dari bank. Korban mengendarai Kijang Inova B-9621-MO,” kata Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, saat Korban asyik melajukan kendaraannya, tiba-tiba ada yang memberitahukan, bahwa ban mobilnya gembos dan akhirnya korban menepi untuk berniat menggantinya.

“Tapi saat mengganti ban uang korban dicuri penjahat dengan mengendarai motor. Saat kejadian ada saksi yang melihat dan sempat mencatat nomor polisi motornya,” tandasnya.

Petugas menyita dua motor pelaku Suzuki satria FU B3140KEV dan Hondo beat F.6559NV,

Kapolsek menambahkan, para tersangka diringkus tim Buser Polsek Benda. Namun, penanganannya diserahkan ke polsek Batuceper, karena TKP-nya ada diwilayah hukum tersebut.

“dari pengakuan para tersangka, komplotan itu sudah beberapa kali melakukan aksi kejahatan modus itu di wilayah Tangerang dan Jakarta Barat,” pungkasnya.

Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad mengaku, masih akan mendalami kasus tersebut dan apakah ada keterkaitannya dengan kasus hilangnya uang KPU Kota Tangerang beberapa waktu lalu.

“Kami masih akan mendalaminya. Apakah ada terkait dengan kasus hilangnya uang KPU, mengingat modus operandi aksi kejahatannya sama,” ujar Riad kepada wartawan. (ges)