Lima Pelajar di Rangkasbitung Perkosa dan Sodomi Siswi MTS

Lima Pelajar di Rangkasbitung Perkosa dan Sodomi Siswi MTS, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lima Pelajar di Rangkasbitung Perkosa dan Sodomi Siswi MTS, Berita973

Lima Pelajar di Rangkasbitung Perkosa dan Sodomi Siswi MTS, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lima Pelajar di Rangkasbitung Perkosa dan Sodomi Siswi MTS, 973, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lima Pelajar di Rangkasbitung Perkosa dan Sodomi Siswi MTS

Bunga (pakai baju hitam) korban pencabulan murung di dalam kamarnya karena masih shock dengan apa yang dialaminya.
Bunga (pakai baju hitam) korban pencabulan murung di dalam kamarnya karena masih shock dengan apa yang dialaminya.

TRUSTKOTACOM – Dunia Pendidikan di Kabupaten Lebak, tercoreng sudah. Lima pelajar SLTA di Rangkasbitung, perkosa, sebut saja Mawar (14), siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Rangkasbitung, Jumat (13/09/2013).

Akibat aksi bejat lima pelajar itu, Mawar kini mengalami depresi berat.
Mawar tidak mau ke luar kamar rumahnya di Kampung Pasir Babakan, Kelurahan Muara Ciujung Timur (MCT), Kecamatan Rangkasbitung.

“Sejak kejadian itu anak saya sehari-harinya hanya mengurung di kamar dan takut ketemu sama orang, sampai tidak mau makan,” kata Siti Sarah, ibu korban, saat ditemui wartawan di kediamannya.

Keterangan yang dihimpun trustkota, kejadian berawal pada  Jumat sekitar pukul 13.00, Bunga diajak main oleh empat temannya, yakni SL siswa SMPN 7 Rangkasbitung, BD siswa SMK Korpri Rangkasbitung, AH dan DY siswa SMAN 2 Rangkasbitung.

Setelah keempatnya bertemu dengan Bunga, mereka langsung mengajaknya ke kos QR siswa SMAN 2 Rangkasbitung di Kampung Ciseke, Desa Jati Mulya.

Setibanya di tempat tujuan, selain QR, ternyata di sana sudah menunggu UB yang juga siswa SMAN 2 Rangkasbitung dan DI siswa SMAN 3.

Tanpa basa-basi para remaja itu langsung menarik Bunga ke dalam rumah. Entah setan apa yang merasuki para pelajar ini. Dengan kejam mereka memperkosa Bunga  secara bergilir.

Bunga yang seorang diri tak bisa berbuat banyak. Sekuat tenaga ia berontak namun tetap tak bisa mengimbangi tenaga lima pelajar yang haus dengan nafsu birahinya itu.

“Saya sudah berusaha berontak. Tangan dan kaki saya dipegang rame-rame dan mulut saya dibekap sampai tidak bisa berteriak,” ujarnya lirih.

Menurut Bunga, ia diperlakukan seperti binatang karena korban sampai tega main “belakang” alias menyodomi. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, para pelaku meninggalkan korban begitu saja. (Jal)