Lewati Banjir, Pengendara Motor Gunakan Gerobak

Lewati Banjir, Pengendara Motor Gunakan Gerobak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lewati Banjir, Pengendara Motor Gunakan Gerobak, Berita226

Lewati Banjir, Pengendara Motor Gunakan Gerobak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lewati Banjir, Pengendara Motor Gunakan Gerobak, 226, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lewati Banjir, Pengendara Motor Gunakan Gerobak

Foto Chuni :Jasa gerobak digunakan pengendara motor untuk melewati titik banjir di Jalan KH Hasyim Ashari Kota Tangerang, Kamis (17/01/2013).
Foto Chuni :Jasa gerobak digunakan pengendara motor untuk melewati titik banjir di Jalan KH Hasyim Ashari Kota Tangerang, Kamis (17/01/2013).

TRUSTKOTACOM – Banjir yang melanda kawasan perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang yang terjadi sejak tiga hari lalu, melumpuhkan aktivitas warga setempat. Sementara itu, warga sekitar memanfaatkan situasi tersebut untuk mengais rezeki dengan menjadi jasa angkutan gerobak.

Pantuan TrustKota.Com, para pengendara motor yang ingin melintas di Jalan KH Hasyim Ashari tepatnya di depan Perumahan Ciledug Indah memanfaatkan jasa angkutan gerobak untuk melintasi jalan yang tergenang air. Jasa gerobak ini, memang selalu ada jika banjir melanda.

Warnita (40) pelaku jasa gerobak mengatakan, dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 11. 30 WIB, dirinya sudah mengangkut sebanyak 10 sepeda motor. Adapun tarif yang dikenakana dirinya terhadap para pengendara motor bervariasi.

” Untuk satu kali menyebrang, saya tawarkan ongkos sebesar Rp 30 ribu. Biasanya ditawar Rp 10 ribu, tetapi sepakatnya, biasanya Rp 15 ribu atau Rp 20 ribu,” kata Warnita yang selama ini berprofesi sebagai pemulung.

Warnita menuturkan sudah dua hari ini mengambil keuntungan dari banjir yang melanda Ciledug Indah dan sekitarnya. Dalam satu hari, dari profesinya sebagai pemberi jasa pengangkut gerobak, Warnita mengaku bisa mendapat keuntungan hingga mencapai Rp 800 ribu.

” Saya berempat dengan teman-teman saya. Nantinya keuntungan tersebut dibagi empat,” tutur Warnita.

Sementara itu, kendaraan roda empat hingga pukul 22.00 WIB, belum ada yang melintas di jalan tersebut. Terlebih, sekitar pukul 20.30 WIB hujan deras kembali mengguyur Kota Tangerang. (ges)