Layanan ATM Setor Tunai BCA Rugikan Nasabah

Layanan ATM Setor Tunai BCA Rugikan Nasabah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Layanan ATM Setor Tunai BCA Rugikan Nasabah, Berita358

IMG_20170518_115048

TRUSTKOTA TANGERANG – Layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM ) setor tunai di Bank Central Asia (BCA), Mardigraas, Citra Raya, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan nasabah. Pasalnya mesin ATM setor tunai merugikan nasabah yang melakukan setor tunai.

“Duitnya hilang ditelan mesin, tapi duitnya malah enggak masuk ke rekening,’ kata Holis (22), salah seorang nasabah BCA, kepada trustkota.com, Kamis (18/5/2017).

Holis mengaku kapok menggunakan layanan ATM setor tunai tersebut. Menurutnya, sarana itu bukanya membantu malah merugikan dirinya.

Ia menceritakan, pada Rabu (9/5/2017) malam, sekitar pukul 23.20 WIB, dirinya datang ke ATM BCA di Mardigrass, Citra Raya untuk menyetor uang tunai sebesar Rp 3.000.000.

Pada saat masuk ke ruangan, hingga proses memasukan kartu ATM dan uang ke mesin, tidak ada masalah. Namun, terang Holis, saat setoran sedang dalam proses, sistem menyatakan transaksi tersebut gagal.

“Meski sistem menyatakan transaksi tidak bisa dilanjutkan, namun dari total uang sebesar Rp 3 Juta yang saya setorkan hanya dipulangkan Rp 200 ribu. Sedangkan yang Rp 2.800. 000 masuk ke mesin ATM. Kagetnya lagi, uang tersebut tidak masuk ke rekening saya,” papar Holis.

Merasa penasaran, Holis pun sempat beberapa kali mengecek ulang dengan menggunakan ATM tersebut, namun tetap saja isi saldo direkeningnya tidak bertambah.

“Padahal dari awal tidak ada masalah. Bahkan di ATM tersebut pun, tidak ada informasi yang memberitahukan jika mesin sedang dalam gangguan atau tidak bisa digunakan,” tutur Holis.

Kemudian Holis mengadukan kejadian tersebut ke pihak Bank melalui halo BCA dengan nomor 1500888. Namun, jawaban yang ia dapat dari pihak Bank membuat kecewa. Proses yang dilakukan pihak bank pun dianggap terlalu lama, yakni selama lima hari.

“Pihak Bank mengatakan uang akan masuk secara otomatis ke rekening dalam waktu lima hari kedepan. Tapi sampai saat ini saldo direkening saya belum juga bertambah, padahal sudah sembilan hari,” ujarnya.

Holis mengaku dirugikan atas kejadian tersebut. Uang yang awalnya akan ditransferkan ke rekannya, hingga sampai kini masih tertahan. Padahal, sambung Holis, uang tersebut sangat dibutuhkan rekanya untuk keperluan yang sangat penting.

“Jelas kami dirugikan dalam hal ini. Uang yang akan digunakan secepatnya oleh rekan saya hingga kini masih tertahan. Keperluan rekan saya pun jadi terkendala akibat kejadian ini,” tandasnya.(cun)