Launching Program Investasi di Balaraja, Jokowi Bilang Perizinan Cukup Tiga Jam

Launching Program Investasi di Balaraja, Jokowi Bilang Perizinan Cukup Tiga Jam, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Launching Program Investasi di Balaraja, Jokowi Bilang Perizinan Cukup Tiga Jam, Berita196

Launching Program Investasi di Balaraja, Jokowi Bilang Perizinan Cukup Tiga Jam, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Launching Program Investasi di Balaraja, Jokowi Bilang Perizinan Cukup Tiga Jam, 196, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Launching Program Investasi di Balaraja, Jokowi Bilang Perizinan Cukup Tiga Jam

Presiden Jokowi didampingi Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar saat blusukan di wilayah Kec.Balaraja, Kab.Tangerang-Foto: Joewanda Trustkota.com
Presiden Jokowi didampingi Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar saat blusukan di wilayah Kec.Balaraja, Kab.Tangerang-Foto: Joewanda Trustkota.com

TRUSTKOTA TANGERANG-Presiden RI Joko Widodo luncurkan program investasi padat karya menciptakan lapangan pekerjaan. Peluncuran dilaksanakan di PT. Adis Dimension Footware, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (5/10/2015).

Dalam sambutannya, Presiden RI memaparkan, dalam waktu tiga minggu ke depan, izin investasi di Indonesia akan selesai dalam waktu tiga jam. “Minggu lalu sudah disampaikan pemerintah, sekarang izin ke BKPM hanya 3 jam, untuk izin prinsip, PT, dan izin NPWP. Kalau masih ada yang lebih dari 3 jam, bilang pada saya,” ucap Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden optimis industri dalam negeri tetap tumbuh kendati perekonomian dunia melemah. Hal itu dengan adanya 16 proyek investasi padat karya yang sedang dalam tahap konstruksi di Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Di tengah isu PHK, justru ada banyak proyek investasi lain di dalam negeri yang akan menyerap ribuan tenaga kerja Indonesia,” tegas Presiden.

Sementara, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berharap, wilayah Kabupaten Tangerang mempertahankan industri dan iklim investasi yang kondusif agar terciptanya wilayah industri yang terintegrasi.

Selain itu, ia berharap ada beberapa kebijakan mengenai penetapan UMK, pengupahan dan lain sebagainya. Agar menjadi kebijakan solid dan konsisten diterapkan.

Dalam peluncuran program tersebut, hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mensesneg Pratikno, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Kepala Staf Presiden (KSP) Teten Masduki, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (Franky Sibarani), dan Gubernur Banten Rano Karno. (ris/joe)