Laporan Keuangan Pemkab Lebak 2014 Semakin Baik

Laporan Keuangan Pemkab Lebak 2014 Semakin Baik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Laporan Keuangan Pemkab Lebak 2014 Semakin Baik, Berita727

Laporan Keuangan Pemkab Lebak 2014 Semakin Baik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Laporan Keuangan Pemkab Lebak 2014 Semakin Baik, 727, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Laporan Keuangan Pemkab Lebak 2014 Semakin Baik

TrustKota.com
TrustKota.com

‎LEBAK,TRUSTKOTA- Bupati Lebak. Iti Octavia Jayabaya mengatakan, sebagaimana laporan hasil pemeriksaan BPK-RI atas laporan keuangan pemda Kabupaten Lebak tahun anggaran 2014, yaitu Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dengan beberapa catatan yang perlu penyelesaian dan tindaak lanjut sesuai dengan rekomendasi BPK-RI. Dimana kata Iti menurut penilaian BPK-RI pengelolaan keuangan tahun 2014 relatif sudah semakin baik dari tahun sebelumnya.

” Ya walaupun opini dari BPK itu WDP dan masih sama dengan tahun lalu. Tentunya masih ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian terutama tentang pengelolaan kas dan aset yang masih perlu kita benahi, ” Ujar Iti Octavia Jayabaya ketika membacakan nota penjelasan Bupati Lebak tentanh Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2014 pada rapat Paripurna DPRD Lebak di gedung DPRD setempat, Rabu (24/6/2015)‎

Dalam laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah kabupaten Lebak tahun 2014 yang dilakukan BPK -RI ini, lanjut Iti terdapat sebanyak 23 temuan pemeriksaan dengan 60 rekemondasi , dengan perincian temuan atas sistem pengendali intern sebanyak 8 temuan dan kepatuhan atas peraturan perudang-undangan sebanyak 15 temuan . Sebenarnya, kata Iti berkaitan dengan temuan-temuan hasil audit BPK -RI atas laporan keuangan pemda telah dilakukan langkah-langkah sebagai tindak lanjut dari rencana aksi (action plan).

” Diantaranya rencana penambahan anggaran pada perubahan APBD 2015 yaitu berupa pelaksanaan bimbingan teknis bagi aparat pengelola keuangan untuk meningkatkan SDM mereka, ” Katanya.

Berdasarkan struktur pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2014 ssecara garis besar kata Iti dapat dijelaskan sebagai berikut, yaitu , Pendapatan ditargetkan sebesar Rp 1,77 triliun lebih terealisasi Rp 1,79 triliun atau 101,41 persen. Kemudian belanja ditargetkan sebesar Rp 1,82 triliun lebih terealisasi sebesar Rp 1,72 trilun lebih atau 94,63 persen.Selain itu kata Iti yaitu pembiayaan juga ditargetkan sebesar Rp 52,04 milyar lebih terealisasi sebesar Rp 52,09 miliar atau 100, 10 persen dan terakhir sambung Iti yaitu Silpa sebesar Rp 122,78 milyar.

” Yang jelas sebagai bahan koreksi dan evaluasi, berdasarkan realisasi APBD tahun 2014 tersebut, neracanya per 31 desember 2014 akan kami bandingkan dengan neraca per 31 desember 2013, ” Kata Iti. (Riz)