Lahan Sekolah di Lebak Masih Belum Tertib Aset

Lahan Sekolah di Lebak Masih Belum Tertib Aset, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lahan Sekolah di Lebak Masih Belum Tertib Aset, Berita632

Lahan Sekolah di Lebak Masih Belum Tertib Aset, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lahan Sekolah di Lebak Masih Belum Tertib Aset, 632, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Lahan Sekolah di Lebak Masih Belum Tertib Aset

SD 1

LEBAK,TRUSTKOTA – Sejumlah lahan gedung sekolah yang bersatus negeri di wilayah Kabupaten Lebak dari mulai SD, SMP, SMA dan SMK, hingga saat ini masih ada yang belum tertib aset. Itu karena dulu warga yang menghibahkan tanah tidak langsung membuat surat-suratnya.

“Kalau dulu, mungkin orang yang menghibahkan tanah untuk lahan pendidikan tak perlu surat-surat karena memegang prinsif saling percaya. Tetapi untuk saat ini keputusan itu tidak berlaku, karena ahli warisnya selalu menggugat,” Ujar Kepala Disdikbud Lebak, Asep Komar Hidayat, usai acara Halal Bi Halal di aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro, Rangkasbitung, Kamis (7/8/2014).

Dalam acara yang di hadiri oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Wakil Bupati Ade Sumardi, Sekda Dede Jaelani, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), jajaran Disdikbud Lebak dan ratusan guru se-Kabupaten Lebak itu, Asep Komar juga mengatakan, terdapat beberapa ahli waris yang menggugat lahan sekolah, terutama banyak sekolah-sekolah yang berada di Lebak selatan

“Memang selama ini masih bisa Ƙï†α tanggulangi, tetapi ke depan kejadian seperti ini tidak boleh terulang. Lahan yang paling banyak disengketakan adalah SD,” kata Asep tanpa menyebutkan berapa gedung SD, SMP, SMA dan SMK yang lahannya masih sengketa (belum tertib aset). Namun demikian Asep berjanji akan menyelesaikan lahan-lahan sekolah yang masih sengketa itu dengan melibatkan seluruh steak holder pendidikan dan warga masyarakat ekitar.

” Kami targetkan , mudah-mudahan dalam waktu tiga tahun semuanya bisa selesai . Artinya tidak ada lagi lahan milik sekolah yang bersengketa ,” tandasnya.

Menanggapi hal ini Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyatakan, Pemkab Lebak akan menganggarkan dana untuk pengelolaan dan penataan aset pendidikan dalam perubahan APBD 2014 ini.

” Selain itu kami juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa mereka juga harus berpartisifasi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Lebak,” katanya . (Yrs)