Kunjungi Pabrik Petasan, Menaker: Tempat Ini Tak Layak Disebut Pabrik

Kunjungi Pabrik Petasan, Menaker: Tempat Ini Tak Layak Disebut Pabrik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kunjungi Pabrik Petasan, Menaker: Tempat Ini Tak Layak Disebut Pabrik, Berita145

Menaker Hanif Dhakiri saat kunjungi pabrik petasan di Kosambi (Sherly/TRUSTKOTA.com)
Menaker Hanif Dhakiri saat kunjungi pabrik petasan di Kosambi (Sherly/TRUSTKOTA.com)

Kjungi Pabrik Petasan, Menteri Hanif : Ini Gudang Bukan Petasan

TRUSTKOTA TANGERANG — Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Kabinet Kerja RI Hanif Dhakiri mengunjungi lokasi pabrik kembang api di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (29/10/2017),

Ditemani Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan rombongan, Hanif juga mendatangi rumah korban serta menshalatkan korban yang meninggal.

Usai mengunjungi pabrik, Ia mengatakan jika pabrik yang meledak dan memakan korban tersebut layaknya gudang. Hal itu dilihat dari sisi sarana dan prasarana pabrik yang dianggapnya kurang memadai.

“Temuan sementara melihat bahwa tidak mirip dengan pabrik, tapi seperti gudang. Jadi dilihat dari segi sarana dan prasarana belum sangat memadai misalnya seperti jalur evakuasi,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya, Menteri Kabinet Kerja ini juga menyoroti masalah Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan di pabrik kembang api itu. Lantaran melihat standar sisi keselamatan kerja di pabrik kembang api tidak memadai.

“Pabrik ini  menyimpan, mengolah dan memproduksi barang-barang berhahaya, tentu SOP  sisi keselamatan kerja lebih tinggi. Kondisi resiko yang tinggi ini sangatlahbbeda dengan pabrik-pabrik yang lainnya yang tidak masuk dalam kategori berbahaya,” tegas Hanif.

Untuk itu dia meminta kepada unsur jajaran pengawas tenaga kerja di pusat dan Provinsi agar bisa menindak tegas sesuai kaidah hukum berlaku.

“Kalau ada unsur tindak pidananya diproses hukum pidana. Kalau perdata ya  proses perdata,” pungkas. (ayi/red)