Kumala Kritisi Pemberian Mobdin Mewah Untuk Muspida Lebak

Kumala Kritisi Pemberian Mobdin Mewah Untuk Muspida Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kumala Kritisi Pemberian Mobdin Mewah Untuk Muspida Lebak, Berita886

Kumala Kritisi Pemberian Mobdin Mewah Untuk Muspida Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kumala Kritisi Pemberian Mobdin Mewah Untuk Muspida Lebak, 886, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kumala Kritisi Pemberian Mobdin Mewah Untuk Muspida Lebak

TrustKota.com
TrustKota.com

LEBAK,TRUSTKOTA- Kumala Kritisi pengadaan atau pemberian mobil dinas (mobdin) mewah untuk muspida dan pimpinan dewan. Kumala menilai pemberian mobil tersebut mencerminkan bahwa kebijakan  yang dikeluarkan pemerintah daerah belum sepenuhnya pro rakyat. Informasi yang dihimpun untuk pengadaan Mobdin ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,2 miliar dari APBD murni tahun anggaran 2015.‎

‎” Ketiika berbicara pendidikan dan infrastruktur jalan dan setumpuk perso’alan lainnya apakah itu sudah maksimal apakah persoalan diatas sudah terpenuhui dari semua kebutuhan masyarakat lebak hari ini??? ,” Ujar Kordinator Kumala Lukman Hakim penuh tanya, Selasa (28/4/2015)

Ironis memang kata Lukman‎ pemerintah Kabupaten Lebak telah menghabiskan anggaran Rp3,2 miliar dari APBD murni TA 2015, hanya di peruntukan untuk pembeliah belasan mobil mewah. Padahal sambung Lukman mobil-mobil dinas  yang sebelumnya masih layak di pergunakan.

”  Dan kalau emang rusak bisa di perbaiki, tentunya tidak akan menghabiskan anggaran sebesar itu ,” Katanya.

Lukman juga menjelaskan anggaran sebesar Rp 3,2 miliar itu, diantaranya untuk pembelian , empat unit mobil tipe Nisan All New Xtril 2.0 MT 2000 CC dengan harga Rp378 juta perunit yang akan diberikan kepada unsur pimpinan Muspida, dan tujuh unit Toyota tipe G dengan harga Rp252 juta perunit untuk tiga Wakil Ketua dan empat ketua Komisi DPRD Lebak.

” Kami akan mengapresiasi, jika ada pejabat yang menolak pemberian mobil tersebut. Itu artinya pejabat tersebut benar-benar pro rakyat dan mengerti betapa masih banyaknya rakyat lebak yang hidup dibawah garis kemiskinan. Pokoknya kalau ada pejabat yang menolak kami akan memberikan penghargaan, ” Tandas Lukman. (Riz)