KPU Wajib Ingatkan Parpol Yang Ketuanya Masih Plt

KPU Wajib Ingatkan Parpol Yang Ketuanya Masih Plt, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Wajib Ingatkan Parpol Yang Ketuanya Masih Plt, Berita136

KPU Wajib Ingatkan Parpol Yang Ketuanya Masih Plt, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Wajib Ingatkan Parpol Yang Ketuanya Masih Plt, 136, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Wajib Ingatkan Parpol Yang Ketuanya Masih Plt

Ibnu Jandi
Ibnu Jandi

TRUSTKOTACOM – Pasca demonstrasi Forum Mahasiswa dan Masyarakat Menggugat (FM3) di Kantor KPU Kota Tangerang pada  Kamis (11/03/2013), Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain berencana akan melakukan somasi terhadap sejumlah media. Syafril mengaku tidak pernah berkomentar soal Partai Demokrat Kota Tangerang berbunyi  ‘Saran kami harus ada ketua definitifnya sesuai dengan aturan yang berlaku’, seperti yang dikutip sejumlah media.

Terkait hal itu, Pengamat Politik Ibnu Jandi yang juga Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kebijakan Publik Kota Tangerang, angkat bicara.   Menurut Ibnu Jandi, KPU tidak perlu menyikapi apapun terhadap pendemo yang diduga merupakan oknum dari Partai Politik (Parpol). “Mereka sepertinya tidak mengerti tentang Undang-Undang Pemilu No 8 Tahun 2012 dan Undang-Undang KPU Nomor 15 Tahun 2011,” kata Jandi.

Menurut Jandi, Jabatan ketua plt tidak sah menandatangani berkas Balon Calon Legislatif (Bacaleg) dan melanggar Undang-Undang No 8 Tahun 2012 Pasal 57  dan Anggota KPU berkewajiban menososialisasikan dan memberitakan Undang-undang tersebut. Ditanya apakah menurutnya, KPU wajib mengingatkan Parpol yang masih diketuai plt seperti Partai Demokrat Kota Tangerang, untuk memiliki ketua definitif, Jandi mengatakan wajib.

“Ya betul sekali, kalau plt Demokrat tidak mau dikasih tahu maka KPU pada saat pencalegan tinggal mencoret saja. Demo yang dilakukan oleh oknum parpol ke KPU, kalau kaitannya dengan plt dan pencalegan maka itu sama saja mereka sedang memproklamirkan kebodohannya,” tegas Jandi.

Diberitakan sebelumnya, 30 pendemo melakukan aksi unjuk rasa di kantor KPU Kota Tangerang karena menilai Safril Elain, Ketua KPU Kota Tangerang, mencampuri internal partai. Para pendemo juga sempat melempari gedung KPU dengan telor. Para pendemo tidak terima pemberitaan sejumlah media yang mengutip komentar Syafril berbunyi  ‘Saran kami harus ada ketua definitnya sesuai dengan aturan yang berlaku’.

Pernyataan itu dianggap pendemo KPU mencampuri urusan internal partai. Sementara itu, Syafril Elain sendiri membantah pernyataan seperti itu di media.  Syafril mengaku hanya berkomentar ‘sesuai aturan Pemilu pemberkasan bacaleg harus ditandatangani oleh ketua dan sekretaris’. (ges)