KPU Temukan 7.470 Pemilih Ganda di DPT Pemilu 2019

KPU Temukan 7.470 Pemilih Ganda di DPT Pemilu 2019, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Temukan 7.470 Pemilih Ganda di DPT Pemilu 2019, Berita253

KPU Temukan 7.470 Pemilih Ganda di DPT Pemilu 2019, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Temukan 7.470 Pemilih Ganda di DPT Pemilu 2019, 253, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Temukan 7.470 Pemilih Ganda di DPT Pemilu 2019

phpThumb_generated_thumbnailjpg

TRUST TIGARAKSA – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten Tangerang menetapkan jumlah pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, sebanyak 1.875.124 pemilih. KPU juga menemukan adanya ribuan pemilih ganda dalam DPT Pemilu 2019 mendatang.

“Dalam pencermatan yang kami lakukan ada ditemukan 7.470 pemilih dalam DPT berpotensi ganda. Tapi, setelah kami kroscek secara faktual bersama PPK dan PPS, yang betul-betul ganda hanya 3.526,” kata Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Ali Zaenal Abidin, usai menggelar rapat pleno penetapan DPT Pemilu 2019 di Kantor KPU Kabupaten Tangerang Kamis (13/9/2018).

Dengan demikian, kata Ali, jumlah DPT, Kabupaten Tangerang berkurang setelah KPU Kabupaten Tangerang, berkurang 3.957 orang dari DPT sebelumnya sebanyak 1.875.124 pemilih. Jelas Ali, semua temuan adanya pemilih ganda termasuk dari Bawaslu dan partai politik sudah kita lakukan kroscek.

“Jumlah itu kembali berubah setelah ada temuan Panwascam bahwa masih ada data yang tidak memenuhi syarat, yaitu data pemilih yang meninggal dunia. Selain itu juga, ada data pemilih ternyata berstatus anggota TNI dan POLRI,” tambahnya.

Bawaslu melalui Panwascam menemukan, sebanyak 299 orang sudah meninggal dunia masih tercantum dalam DPT dan juga ada anggota TNI sebanyak satu orang dan anggota POLRI sebanyak 8 orang. KPU kemudian melakukan kroscek kembali dengan DPT dan ternyata yang TNI sudah tidak ada dalam DPT dan yang 8 orang anggota POLRI juga sudah tidak ada dalam DPT.

“Yang 299 yang diduga sudah meninggal dunia dalam temuan Bawaslu, ternyata hanya ada 213, sisanya sudah kami coret menjelang penetapan DPT. Setelah dikalkulasi, jumlah pemilih yang dicoret dari DPT karena dinyatakan sudah meninggal dunia sebanyak 228, pemilih tidak dikenal 200 dan bukan penduduk setempat 3 orang. Sehingga total 431 orang,” tambah Ali.

Atas hasil pleno tersebut, dengan demikian, pemilih yang dicoret karena ganda sebanyak 3.957. Dan DPT yang ditetatpkan KPU Kabupaten Tangerang sebanyak 1.871.167 pemilih. (Dik/red)