KPU Tangsel Ajukan Anggaran Pilkada Rp 65 Miliar Untuk Dua Putaran

KPU Tangsel Ajukan Anggaran Pilkada Rp 65 Miliar Untuk Dua Putaran, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Tangsel Ajukan Anggaran Pilkada Rp 65 Miliar Untuk Dua Putaran, Berita704

KPU Tangsel Ajukan Anggaran Pilkada Rp 65 Miliar Untuk Dua Putaran, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Tangsel Ajukan Anggaran Pilkada Rp 65 Miliar Untuk Dua Putaran, 704, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Tangsel Ajukan Anggaran Pilkada Rp 65 Miliar Untuk Dua Putaran

pilkada

TANGSEL TRUSTKOTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mulai melakukan persiapan untuk mengelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel mendatang. Salah satu persiapan yang dilakukan KPU Tangsel yakni mengajukan anggaran untuk menggelar Pilkada,

“Pilkada Tangsel 2016, tahapannya dimulai Tahun 2015. Kami telah merancang biaya kebutuhan anggaran untu Pilkada Tangsel nanti,” kata Anggota KPU Kota Tangsel, Badrusalam, usai upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-69 di Lapangan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Minggu (17/8/2014).

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk Pilkada Tangsel telah dibuat dalam draf telah diajukan ke Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangsel. Dalam pengajuan anggaran tersebut, ada dua pilihan total nominal biaya politik. Adapun nilai pengajuan anggaran Pilkada Tangsel 2016, lanjut Badrusalam, Rp 65 miliar untuk dua putaran dan Rp 47 miliar untuk satu putaran.

“Dana Rp 47 miliar dan 65 miliar ini sudah sesuai dengan kebutuhan pilkada di Kota Tangsel. Tidak kita habiskan semuanya. Bila ada sisanya akan kembalikan ke Negara,” jawab Badrus saat ditanya apakah tidak terlalu besar dana untuk Pilkada itu.

Estimasi kebutuhan untuk pilkada, lanjutnya, untuk kegiatan sosialisasi, pembentukan kelompok kerja, honor seluruh panitia penyelenggara pemilu, ataupun mencetak kertas suara.

Tambah Badrus,semakin banyak calon yang maju, kebutuhannya akan semakin besar. Maka itu, biaya Rp 47 miliar untuk kebutuhan calon lebih dari tiga pasangan.

“Kalau calonnya dua pasangan, biayanya lebih murah. Kita pakai dana Rp 47 untuk mengantisipasi bila kebutuhannya pilkada anggarannya mahal,” tambahnya.(dik)