KPU Sediakan TPS di Bandara Soekarno Hatta

KPU Sediakan TPS di Bandara Soekarno Hatta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Sediakan TPS di Bandara Soekarno Hatta, Berita689

KPU Sediakan TPS di Bandara Soekarno Hatta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Sediakan TPS di Bandara Soekarno Hatta, 689, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Sediakan TPS di Bandara Soekarno Hatta

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

TRUSTKOTA TANGERANG -Sedikitnya delapan Tempat Pemungutan Suara (TPS), disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, di Bandara Soekarno Hatta, pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli mendatang.

“Ada delapan TPS di Bandara, yakni masing-masing satu TPS di Terminal 1, 2 dan 3, cargo, Garuda Maintenance Facility (GMF), Aerofood Catering Service (ACS), PT Purantara Mitra Angkasa Dua dan perluasan terminal 3,” kata Kepala Divisi Program dan Data KPU Kota Tangerang Ahmad Syailendra, Kamis (26/6).

Menurut Syailendra, TPS tersebut termasuk bagian dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Benda, Kelurahan Pajang, dengan nomor TPS 12-19. Untuk jumlah DPT di Bandara sebanyak 3218 orang.

“Para pemilih yang diperbolehkan mencoblos adalah pegawai shift 1 dari 11 instansi yang ada di lingkungan Bandar Soekarno Hatta seperti PT DPP, PT GMF, Garuda Cargo, DAPK, ACS, Avsec, Gapura I, Express Airlines, PT AP II Terminal II dan PT JAS,” katanya.

Sementara untuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), KPU menyediakan Sembilan TPS. Diantaranya tiga TPS di Lapas Kelas 1A Dewasa, tiga TPS di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang dan tiga TPS di Lapas Kelas II A Wanita Tangerang.

“Untuk Lapas Anak Pria bergabung dengan TPS Kelurahan Suka Asih dan Lapas Anak Wanita bergabung dengan TPS Kelurahan Tanah Tinggi, karena jumlah pemilihnya sedikit, jadi para warga binaan mencoblos bareng warga,” kata Syailendra.

Untuk keamanan, TPS yang bergabung dengan warga akan ditempatkan di depan pintu Lapas. Sedangkan jumlah narapidana yangmasuk dalam DPT khusus sebanyak 4391 pemilih. “Kemungkinan jumlahnya bisa bertambah, karena penghuni lapas fluktuatif,” jelas Syailendra. (dik)