KPU Diduga Berpihak Kepada Pasangan Arief-Sachrudin

KPU Diduga Berpihak Kepada Pasangan Arief-Sachrudin, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Diduga Berpihak Kepada Pasangan Arief-Sachrudin, Berita843

KPU Diduga Berpihak Kepada Pasangan Arief-Sachrudin, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Diduga Berpihak Kepada Pasangan Arief-Sachrudin, 843, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPU Diduga Berpihak Kepada Pasangan Arief-Sachrudin

pilkada kota

TRUSTKOTACOM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, dinilai tidak netral dalam melaksanakanĀ  tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tangerang. KPU diduga berpihak kepada salah satu pasangan Bakal Calon (Balon) yakni pasangan Arief R. Wismansyah-sachrudin, terkait tahapan pemeriksaan kesehatan Bakal Calon (Balon) wakil walikota.

Hal tersebut dikatakan oleh Miing, Balon walikota yang berpasangan dengan Suratno Abubakar. Menurut Miing, KPU seharusnya berlaku sama terhadap para balon tidak ada yang dibedakan. Dengan diizinkannya, pengunduran waktu pemeriksaan kesehatan Sachrudin, lanjtu Miing, jelas KPU berpihak kepada pasangan itu.

“KPU sudah melanggar aturan yang sudah dibuatnya sendiri. Waktu itu saya melalui pak Suratno Abu Bakar, meminta waktu hari kamis untuk tes kesehatan, tapi tidak diperbolehkan oleh KPU dengan alasan bahwa KPU hanya memberikan jadwal di tgl 15 dan 16 saja. Tapi kenapa pasangan itu diperbolehkan,” kata Miing kepada trustkota.com, Rabu (17/07/2013).

Menurutnya, sikap ketidaknetral KPU sebagai penyelenggara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) itu, dapat mengakibatkan rusaknya pesta demokrasi yangg akan dihelat Agustus mendatang. “Hal ini dapat merusak demokrasi. Harusnya KPU bersikap netral, kalau balon lain diberikan, kenapa saya tidak,” tegasnya.

Hal sama dikatakan pasangannya, Suratno Abu Bakar, bahwa jadwal yang sudah ditentukan oleh KPU sudah berdasarkan kesepakatan bersama pada Minggu (14/07/2013) lalu, saat kami para balon di undang KPU, untuk melakukan pengundian. Dan pada malam itu saya mengajukan hari Kamis untuk ditesnya, tetapi ditolak KPU, karena KPU hanya memberikan tgl 15 dan 16 saja,” pungkasnya.

Sementara, Ketua KPU Kota Tangerang, Syafril Elain mengatakan, pihaknya menerima permohonan pengunduran jadwal tess kesehatan balon Sachrudin sudah berdasarkan dari rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai tim pemeriksa kesehatan balon walikota dan wakil walikota Tangerang.

“Ya, pada waktu itu tim pemenangan Arief-Sachrudin, mengajukan permohonan pengunduran diri dengan disertai surat salah satu dokter di RS Siloam. Dan permohonan itu kami terima setelah melakukan kordinasi bersama IDI sebagai tim pemeriksa,” katanya. (Ges)