KPK Kaget, HMZ Calon Termiskin

KPK Kaget, HMZ Calon Termiskin, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPK Kaget, HMZ Calon Termiskin, Berita796

KPK Kaget, HMZ Calon Termiskin, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPK Kaget, HMZ Calon Termiskin, 796, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, KPK Kaget, HMZ Calon Termiskin

Dr. Harry Mulya Zein MSi (HMZ).
Dr. Harry Mulya Zein MSi (HMZ).

TRUSTKOTACOM – Kata  ‘pejabat lurus’ kerap terlontar  untuk sosok, Dr. Harry Mulya Zein MSi (HMZ), rupanya  benar nayata. Hasil verifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhadap para calon walikota Tangerang, HMZ calon termiskin, Juma’at (23/08/2013).

Pasalnya, KPK sempat kaget dengan harta yang dimiliki oleh anak mantan bupati ini.  Bahkan, KPK awalnya sempat tidak percaya dengan laporan kekayaan  HMZ.  Nilai kekayaan HMZ, tak seperti kekayaan Sekda pada umumnya.

“Memang harta yang saya miliki sampai saat ini, segitu. Pihak KPK awalnya tidak percaya dengan laporan kekayaan saya. Tapi, alhamdulilah akhirnya mereka percaya,” kata HMZ, saat ditanya mengenai hasil kekayaan yang diverifikasi KPK.

KPK lebih kaget lagi, saat mengetahui kendaraan pribadipun HMZ tidak punya. Dua mobil Honda Jaz dan CRV yang dilaporkan ke KPK, kendaraan pribadi anak dan istrinya.

“Mobil dinas sudah dikembalikan ke Pemkot Tangerang, sejak saya ditetapkan sebagai calon walikota. Sekarang, pakai mobil yang ada d rumah saja,” ujar HMZ.

Hasil verifikasi KPK, yang dilansir KPU Provinsi Banten, Kamis (22/08/2013),
Kekayaan HMZ, juga kalah jauh dengan dua anak buahnya, Sachrudin dan Gatot Suprijanto. Sachrudin mantan Camat Pinang dan Gatot Suprijanto, mantan Kepala Dinas Perhubungan.

Untuk diketahui, pendapatan para mereka jika sesuai dengan golongan tidak seberapa. Camat (Eselon III), hanya mendapatkan gajinya Rp 4 juta perbulannya dengan Tunjangan Daerah (Tunda), sebesar Rp 5 juta.

Sementara jabatan kepala dinas  (Eselon II), gajinya tak jauh beda dengan camat. Kepala dinas gaji perbulannya Rp 5 juta dan Tunda sebesar  Rp 7,5 juta.  Untuk jabatan Sekda gajinya sekitar Rp 7 juta dengan  Tunda  mencapai Rp 15 juta.

Seperti diketahui, hasil verifikasi kekayaan yang dilakukakan KPK, telah dilansir KPU Banten, pada Kamis (22/08/2013). Hasilnya, dari lima calon walikota yang diverifikasi, Arief R Wismansyah, calon walikota terkaya. Harta yang dimilikinya, tercatat
Rp 10.593.191.427.

Calon walikota terkaya ke dua adalah Dedi Gumelar alias Miing. Anggota  Anggota DPR RI Komisi X ini, memiliki kekayaan sebesar Rp9.522.963.852.

Setelah Miing, Ahmad Marju Kodri (AMK), calon walikota yang memiliki harta yang cukup besar. Direktur PDAM Tirta Benteng, Kota Tangerang ini tercatat memiliki harta sebesar Rp 8.523.000.000.

Abdul Syukur, Anggota DPRD Provinsi Banten, yang juga Ketua DPD II Golkar Kota Tangerang, tercatat memiliki harta kekayaan sekitar Rp1.218.550.189.

Sementara calon walikota yang kekayaannya  terkecil adalah  Dr. Harry Mulya Zein MSi (HMZ). Meski hampir sepuluh tahun menjadi Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan, kekayaan HMZ sampai saat ini tercatat  Rp939.548.370.

Sementara calon wakil yang memiliki harta paling besar adalah Gatot Suprijanto. Mantan Kepala Badan Kepegawaian  dan Pelatihan (BKPP) dan Dinas Perhubungan ini, memiliki harta  Rp 5.497.158.625.

Kekayaan paling besar kedua, dimiliki oleh Sachrudin mantan Camat Pinang. Harta yang dimiliki oleh Sachrudin sebesar Rp 2.839.620.894.

Sementara Hilmi Fuad, Anggota DPRD Provinsi Banten, yang mendampingi  Abdul Syukur, tercatat memiliki harta Rp 560.827.794.

Dan Iskandar Zulkarnain Ketua DPC  Partai PPP Kota Tangerang , wakilnya HMZ memiliki harta  Rp1.076.350.000.

Suratno Abubakar, wakil Miing dan saat ini duduk menjadi Anggota DPRD Kota Tangerang dari Partai Amanat Nasional (PAN), memiliki kekayaan Rp 1.184.558.000. (cun)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait