Konsumen Bidik Motor Trail Bekas

Konsumen Bidik Motor Trail Bekas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Konsumen Bidik Motor Trail Bekas, Berita436

Konsumen Bidik Motor Trail Bekas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Konsumen Bidik Motor Trail Bekas, 436, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Konsumen Bidik Motor Trail Bekas

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM – Pertumbuhan pasar untuk motor bekas jenis trail, diakui sejumlah pedagang cukup menggembirakan. Namun sayangnya, kondisi tersebut tidak diikuti dengan ketersediaan stok barang di pasaran, sehingga calon konsumen harus rela inden atau menunggu untuk bisa membelinya. Sabtu (09/02/2013)

“Motor trail makin di gandrungi, tidak terkecuali hal sama berlaku juga untuk jenis bekasnya yang di minati kalangan remaja,” ungkap JokoSusilo, pebisnis motor bekas di PondokAren, Kota Tangerang Selatan.

Ia mengatakan, kini sepeda motor jenis trail tidak hanya milik para crosser saja. Di jalan raya, sepeda motor yang identik dengan ground clearance tinggi dan ban bergerigi ini sudah banyak di respons pasar untuk kegiatan harian. Bahkan, makin menjamur dan berbanding lurus dengan tren Supermoto yang makin besar belakangan ini.

Menurut Joko, data penjualan terakhir rata-rata motor jenis trail ini terjadi peningkatan hingga 50 persen dari tahun lalu. Pangsa pasar tersebut di dominasimerek Kawasaki karena memang lebih fokus ke model yang tidak main stream.

Menurutnya, harga jual tipe motor trail yang lebih mahal dibandingkan dengan tipe lainnya, tampaknya bukan menjadi kendala bagi penjualan jenis motor tersebut sekarang ini.

Sebaliknya, sedang menjadi tren dan tidak masalah dikendarai di segala medan, nampaknya menjadi daya tarik bagi sejumlah konsumen terhadap berbagai jenis motor trail.

“Harga jual trail memang tidak semurah sepeda motor jenis bebek atau skutik. Sebab rata-rata harga bekasnya berada di atasRp 20 juta per unit. Belum lagi merek-merek dengan spesifikasi lebih tinggi, harganya bisa mencapai Rp 30-an juta keatas,” ujarnya.

Mahalnya, harga ini sekaligus membuat sejumlah penghobi motor banyak yang memodifikasi sepeda motor, yakni membangun dari nol untuk berubah wujud menjadi Supermoto dengan mengadopsi jenis sepeda motor apasaja. Namun, biasanya bahannya dari sepeda motor cowok, atau mesin yang tenaganya sudah besar.

Hal sama juga diungkapkan Indra, pebisnis sejenis lainnya. Ia mengatakan, motor trail bekas cukup diminati pasar sekarang ini. Hal itu sekaligus membuat harga jual tipe tersebut menjadi relatif lebih stabil dibandingkan dengan tipe motor bekas lainnya.

Meski begitu, sayangnya, mendapatkan motor trail bekas untuk dijual ini juga tidak mudah, sehingga calon konsumen apabila tidak ada stok motor trail bekas harus rela menunggu atau inden untuk beberapa waktu. (Shn)