Komplotan Spesialis Pencuri Rumsong Bersenpi Ditembak Polisi Curug

Komplotan Spesialis Pencuri Rumsong Bersenpi Ditembak Polisi Curug, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Spesialis Pencuri Rumsong Bersenpi Ditembak Polisi Curug, Berita583

Komplotan Spesialis Pencuri Rumsong Bersenpi Ditembak Polisi Curug, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Spesialis Pencuri Rumsong Bersenpi Ditembak Polisi Curug, 583, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Spesialis Pencuri Rumsong Bersenpi Ditembak Polisi Curug

IMG-20141212-00073

TANGERANG TRUSTKOTA - Jajaran Unit Reskrim Polsek Curug, Kabupaten Tangerang, berhasil meringkus empat spesialis pencuri Rumah Kosong (Rumsong) yang biasa beraksi di wilayah Tangerang.

Empat kawanan tersebut yakni, Surya Dinata, alias Engek (38) Ujang Gunawan (28) Aseh alias Abas (48) dan Sanim Setiawan (23). Dua dari empat pelaku terpaksa ditembak dibagian kakinya oleh polisi lantaran berusaha melawan saat ditangkap.

Kapolres Kota Tangerang, Kombespol Irfing Jaya, Sik didampingi Kapolsek Curug, Kompol Try Hartono mengatakan, kawanan spesialis pencuri Rumsong itu diringkus oleh tim buser Polsek Curug, pada Kamis (11/12/2014) malam di rumah kontrakanya di Desa Sukabakti.

“Dari para tersangka, kita berhasil menyita barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan beserta 10 butir peluru, tiga unit sepeda motor, 1 buah TV, 2 unit laptop, 2 buah obeng serta tang, dan sebuah HP,” kata Kapolres Kota Tangerang, Kombespol Irfing, Jumat (12/12/2014).

Menurut Kapolres, penggerebekan terhadap rumah kontrakan yang dijadikan tempat persembunyian komplotan spesialis pencuri Rumsong itu berawal dari informasi masyarakat. Berbekal informasi tersebut, tim buser pimpinan Kanit Reskrim, Iptu Sobirin langsung melakukan penyelidikan ke Desa Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang.

“Pada saat hendak ditangkap, para tersangka berusaha melawan anggota dengan menodongkan Senjata Api (Senpi) rakitan. Mereka terpakasa kami lumpuhkan,” ujarnya.

Ke empat pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 363, 365 KUHP dan Undang-Undang Darurat dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(Cun)