Komplotan Pencopet Dihakimi Massa

Komplotan Pencopet Dihakimi Massa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Pencopet Dihakimi Massa, Berita443

Komplotan Pencopet Dihakimi Massa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Pencopet Dihakimi Massa, 443, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Pencopet Dihakimi Massa

Tiga Pelaku Pencopetan saat Digelandang ke Mapolsek Cikupa
Tiga Pelaku Pencopetan saat Digelandang ke Mapolsek Cikupa

TRUSTKOTACOM – Komplotan pencopet yang biasa beraksi dalam Angkutan Umum (Angkot) di wilayah hukum Polsek Cikupa, babak belur dihakimi massa. Komplotan pencopet sebanyak tiga orang itu, tertangkap saat mencoba kabur di Jalan Raya Serang KM 18,8 Desa Bonen Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, setelah beraksi di angkot E.10 Jurusan Citra Raya-Tigaraksa-Curug, Selasa (26/02/2013).

Aksi kawanan pencopet yang sangat meresahkan pengguna angkot di wilayah Cikupa ini terungkap berkat kesigapan Sopir Angkot E.10 bernama Rian (34). Peristiwa tersebut bermula ketika tiga pelaku yakni, Hamdani (25), Hasbuna (30) dan Basri (38), naik Angkot di tempat terpisah, yakni pertama di Cibadak, depan pabrik Amarek dan di dekat wilayah Bonen.

” Angkot yang saya kemudikan saat itu dari  arah Tiga Raksa menuju Cikupa. Penumpang yang ada di dalam angkot saya ibu-ibu dan pelajar yang baru pulang sekolah. Sisanya ketiga pelaku tersebut,,” kata Rian pada saat  memberikan laporan ke Polsek Cikupa.

Kemudian, kata Rian, salah satu pelaku turun di dekat Pabrik Horming Cikupa Desa Sukanegara. Pelaku yang turun pertama mengikuti angkot dan menunggu temannya di pemberhentian yang sepertinya sudah direncanakan. Hingga akhirnya tiga pelaku berboncengan dalam satu motor.

” Saya merasa curiga dengan gelagat mereka. Setelah saya menanyakan kepada penumpang, ternyata ada seorang wanita paruh baya yang hendak ke RS di Citra mengaku dompetnya hilang,” tutur Rian.

Mendengar pengakuan tersebut, Rian langsung banting stir mengejar motor yang digunakan pelaku. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga akhirnya motor yang ditumpangi ketiga pelaku menabrak gunungan pasir di Jalan Raya Serang KM 18,8 Desa Bonen Kecamatan Cikupa dan terjatuh.

” Di lokasi terjatuhnya pelaku kebetulan banyak warga, dan berdekatan dengan pangkalan ojek, saya langsung berteriak copet. Warga langsung mengeroyok ketiga pelaku dan dompet penumpang saya ditemukan di got karena sempat dibuang pelaku.,” katanya.

Lebih lanjut Rian mengatakan, aksi copet memang sudah merajalela di angkot yang melintasi Cikupa. Aksi kejahatan itu biasanya di mulai pada pagi hari saat karyawan dan anak sekolah berangkat, pada siang hari saat anak sekolah pulang atau jam istrirahat karyawan dan pada sore hari karyawan dan anak sekolah pulang. “Ini keduakalinya saya melaporkan aksi copet ke Mapolsek Cikupa. Mudah-mudahan penumpang dan sopir lainnya bisa lebih waspada terhadap kejahatan yang merugikan ini,” ucapnya.

Kapolsek Cikupa Kompol Arlon Sitinjak membenarkan peristiwa tersebut, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku yang kini sudah diamankan di Mapolsek Cikupa dengan kondisi babak belur. “Informasi sementara ini ketiga lak-laki tersebut diduga melakuka tindak pidana pencurian dalam angkot. Kemudian ditangkap masyarakat sekitar berikut barang bukti. Sementara korban masih kami cari lagi karena langsung pergi untuk periksa ke RS. Para pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,”pungkasnya. (cun)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait