Komplotan Curanmor Lampung di Gulung, Dua Terpaksa Ditembak

Komplotan Curanmor Lampung di Gulung, Dua Terpaksa Ditembak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Curanmor Lampung di Gulung, Dua Terpaksa Ditembak, Berita139

Komplotan Curanmor Lampung di Gulung, Dua Terpaksa Ditembak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Curanmor Lampung di Gulung, Dua Terpaksa Ditembak, 139, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komplotan Curanmor Lampung di Gulung, Dua Terpaksa Ditembak

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol, Riad
(Foto : Ages Trustkota).
Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol, Riad (Foto : Ages Trustkota).

TANGERANG TRUSTKOTA – Satuan Unit Pencurian Kendaraan Bermotor (Unit Ranmor), Polres Metro Tangerang, berhasil menggunakan komplotan pelaku spesialis Pencuri Kendaraan Bermotor (Curanmor) jaringan Lampung, Rabu (17/09/2014).

Para penjahat yang meresahkan itu masing-masing Mudin (18), Wen (18), Sulaiman (20), Aan (18), Tanjung (20) serta Zakaria (20).

Dua pelaku diantaranya, terpaksa harus dihadiahi timah panas di kakinya, karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Riad, penangkapan komplotan tersebut adalah atas pengembangan dari salah satu rekan mereka Zakaria yang dikeroyok masa karena kepergok mencuri motor di kawasan Modern Land, Kota Tangerang.

“Setelah tersangka diamankan petugas, kita lakukan pengembangan. Dan berdasarkan keterangan tersangka Zakaria, didapat identitas lima rekan lainnya,” ungkapnya.

Jelas Riad, pihaknya langsung melakukan pengejaran ke tempat persembunyian mereka di wilayah Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

“Tersangka Mudin dan Wen sempat kabur. Mereka lari masuk ke empang dan disergap anggota kita, tapi masih melawan. Akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Ranmor Polres Metro Tangerang, AKP E Rizal men am bahkan, dari hasil tangan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senpi serta empat unit sepeda motor hasil curian.

“Mereka kerap beraksi di wilayah Tangerang, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Mereka juga memegang senpi secara bergantian, siapa yang paling belakan dia yang bawa senpi. Pelaku menggunakan senpi itu kalau kepergok warga agar mereka bisa melarikan diri,” pungkasnya. (Fth/Dik)