Komisi IX DPR-RI Minta Pemkab Tangerang Serius Awasi Perusahaan

Komisi IX DPR-RI Minta Pemkab Tangerang Serius Awasi Perusahaan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komisi IX DPR-RI Minta Pemkab Tangerang Serius Awasi Perusahaan, Berita974

Komisi IX DPR-RI Minta Pemkab Tangerang Serius Awasi Perusahaan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komisi IX DPR-RI Minta Pemkab Tangerang Serius Awasi Perusahaan, 974, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komisi IX DPR-RI Minta Pemkab Tangerang Serius Awasi Perusahaan

Diskusi buruh dengan Anggota DPR RI dan DPRDce Kota Tangerang.
Diskusi buruh dengan Anggota DPR RI dan DPRDce Kota Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Ketua Komisi IX DPR-RI, Ribka Tjiptaning meminta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar agar segera membenahi sistem ketenagakerjaan di wilayahnya.

“Ketenagakerjaan di Kabupaten Tangerang harus segera dibenahi, agar kasus perbudakan buruh yang terjadi di sebuah perusahaan kuali di Kecamatan Sepatan Timur, beberapa waktu lalu, tidak terulang kembali,” kata Ribka seusai menghadiri diskusi buruh yang digelar oleh FSBN-KASBI di Gedung Serbaguna, jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang Tangerang, Sabtu (25/05/2013).

Menurut Ribka, terkait kasus perbudakan buruh yang terjadi di Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu, pihaknya sudah memanggil Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar beserta jajaranya. Setelah sebulumnya, kata Ribka, Bupati Tangerang sempat menolak untuk menghadiri panggilan Komisi IX DPR-RI.

“Dalam pertemuan itu, kita menekankan kepada Pemkab Tangerang, agar meningkatkan pengawasan terhadap perusahan-perusahaan yang ada di wilayahnya. Kami mendapat informasi bahwa di daerah Dadap dan Pondok Aren ada indikasi juga,” jelas Ribka kepada trustkota.com

Ribka juga berharap, penegak hukum dapat mengusut tuntas serta mengadili para pelaku dengan seadil-adilnya. “Pihak penegak hukum harus mengusut tuntas kasus perbuatan tidak bermanusiawi itu,” tambahnya. (ges)