Komeng Disebut Ring Satu Atut

Komeng Disebut Ring Satu Atut, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komeng Disebut Ring Satu Atut, Berita200

Komeng Disebut Ring Satu Atut, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komeng Disebut Ring Satu Atut, 200, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Komeng Disebut Ring Satu Atut

Manen S Buriyan alias Herman, warga RT 004/001, Bencongan, Kelurahan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Herman menunjukan bukti laporannya ke polisi.
Manen S Buriyan alias Herman, warga RT 004/001, Bencongan, Kelurahan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Herman menunjukan bukti laporannya ke polisi.

TRUSTKOTA TANGERANG – Mannen Y Siburian alias Herman, seorang pengusaha yang melaporkan H Komarudin alias Komeng Caleg DPRD Banten terpilih dari Partai PDI-Perjuangan, mengaku percaya kepada Komeng karena Komeng disebut orang dekatnya Gubernur Banten non aktif Ratu Atut Chosiyah.

“Saya didekati sama dia, lalu saya tanya kepada teman-teman (pengusaha) memang benar. Katanya dia dekat sama penguasa, ring satunya Ibu Guberbur Banten Ratu Atut Chosiyah. Saya kenal dekat sama dia baru pas 2011 itu,” terang warga Jalan Bougenvile Kepala Dua, Kabupaten Tangerang itu.

“Kata dia, bakal banyak paket (proyek) buat dia nanti di Tangsel. Saya disuruh tenang saja, ” jelas Herman.

Dia juga menyatakan sebenarnya Kommen juga mendapat paket proyek, tetapi tak diberikan kepada dirinya.

“Saya tahu dia dapat proyek sebenarnya, tetapi tidak dikasihnya ke saya,” ujar Herman.

Dia juga menunjukan tandatangan Komeng yang ada di kwitansi dengan nominal penerimaan awal Rp 34 juta. Dalam kwitansi tersebut tetulis ‘paket Tangsel’.“Bagaiman saya tak percaya,” terangnya.

Ditanya apakah dirinya tidak khawatir jika Komeng akan berbalik menyerangnya, karena seperti kata Herman, Komeng dekat dengan penguasa.

“Saya sudah bulat, silahkan mau diapakan saya. Saya lebih tua dari dia, tetapi dia memperlakukan saya seperti tak ada,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Komeng dilaporkan ke Polres Kota Tangerang atas dugaan penipuan sebesar Rp 125 juta dengan modus Komeng menawarkan proyek Rp 1 Miliar di lingkungan Pemkot Tangsel.

Hingga kini, kasus Caleg Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Tangerang B, ini ditangani pihak kepolisian. (Cun/dik)