Kinerja Pemkab Tangerang Jadi Pilot Project Nasional

Kinerja Pemkab Tangerang Jadi Pilot Project Nasional, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kinerja Pemkab Tangerang Jadi Pilot Project Nasional, Berita653

Kinerja Pemkab Tangerang Jadi Pilot Project Nasional, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kinerja Pemkab Tangerang Jadi Pilot Project Nasional, 653, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kinerja Pemkab Tangerang Jadi Pilot Project Nasional

IMG_20150115_062225

JAKARTA , TRUSTKOTA-Visi dan Misi Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menciptakan Tangerang Gemilang terwujud sudah. Kinerja dan kepemimpinanya yang belum tiga tahun sudah melahirkan keberhasilan-keberhasilan yang membanggakan di mata nasional dan menjadi pilot project atau percontohan. Pemberantasan pemukiman kumuh dan miskin melalui Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat Kumuh dan Miskin (GEBRAK PAKUMIS), salah satunya.

Rabu (14/01/2014), putra mantan Bupati Tangerang Ismet Iskandar ini, diundang Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaam Indonesia (LP P3I) di Kantor Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI.

Zaki diundang sebagai narasumber karena telah sukses mengatasi persoalan pemukiman kumuh dan miskin di saat kota dan kabupaten di negeri ini tengah kerepotan mengatasi persoalan pemukiman kumuh dan miskin.

Suami Yuli Iskandar ini, satu-satunya kepala daerah yang diundang dalam diskusi mengatasi persoalan pemukiman kumuh dan miskin di Indonesia, Untuk mengentaskan persoalan ini, Pemkab Tangerang membangun 1.041 rumah kumuh yg tersebar di sembilan kecamatan di Kab Tangerang.

Pengentasan pemukiman kumuh dan miskin yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Program Gebrak Pakumis, salah satu program dari 25 program unggulan yang dilahirkan Zaki untuk mewujudkan Tangerang Gemilang.

“Pengentasan persoalan ini dilakukan dengan langkah-langkah cepat dan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat di berbagai bidang baik, ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial dan pembangunan-pembangunan fisik yang pro lingkungan,” kata Zaki usai menjadi Narasumber di diskusi tersebut.

Kebijakan-kebijakan yang pro rakyat itu, terang Zaki, sudah dituangkan dalam 25 program-unggulan yang dimiliki Kabupaten Tangerang dan tengah dijalankan para SKPD di Pemkab Tangerang untuk diwujudkan sebagai keberhasilan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Tak hanya itu, kata Zaki Pemkab Tangerang juga akan memberikan tanggung jawab kepada pera pengembang yang ada di Kabupaten Tangerang untuk minimal mengurus tiga Kecamatan dan mengatasi permasalahan yang ada di kecamatan tersebut melalui dana CSR (corporate social responsibility).

“Saya menyambut baik sekali acara seperti ini, dan saya mengharapkan kegiatan seperti ini bisa di adakan di Kabupaten Tangerang,” harap Zaki.

Adapun yang menjadi topik pembahasan dalam diskusi tersebut diantaranya pembangunan pemukiman untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan miskin (perumahan rakyat), infrastruktur, dan program lainnya.

Dalam pemaparannya Paul selaku staf ahli dari Kemenpera mengatakan, kegiatan seperti ini sangat bagus sekali. Saya menginginkan pembangunan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah menjadi prioritas. (DIK)

Program Unggulan Kabupaten Tangerang

1. Program Peningkatan Pelayanan Pendidikan dengan maksud dan tujuan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang diwujudkan dengan pembangunan ruang kelas baru dan pengembangan sarana pendidikan islami terpadu yaitu pembangunan ruang belajar dan asrama pendidikan Islamic Boarding School Tangerang.

Kegiatan pembangunan ruang kelas baru/ TRK sebanyak RKB SD 681 dan SMP 39. Pelaksana program Dinas Pendidikan dan Dinas Cipta Karya

2. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan maksud dan tujuan, meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diwujudkan dengan pemenuhan sarana dan prasarana puskesmas menjadi puskesmas rawat inap dan peningkatan layanan Rumah Sakit Umum (RSU), termasuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pantura.

Kegiatan penamabahan puskesmas rawat inap sebanyak 2 unit, dan pembangunan RSUD Pantura sebanyak 1 unit. Sebagai pelaksana program ini, Dinas Kesehatan dan Dinas Cipta Karya.

3. Program Kartu Pintar maksud dan tujuan, meningkatkan akses layanan pendidikan bagi MBR. Target tahun 2015 melalui Kegiatan Penyediaan Beasiswa bagi keluarga tidak mampu sebanyak 5000 siswa. Pelaksana program ini, Dinas Pendidikan.

4. Program Kartu Sehat maksud dan tujuan, meningkatkan akses layanan kesehatan bagi MBR.

Kegiatan Distribusi Kartu Sehat sebanyak 80 persen, Masyarakat Yang Berpenghasilan Rendah (MBR). Program ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan

5.Program Revitalisasi dan Pembangunan Pasar di Kabupaten Tangerang. Maksud dan tujuan, meningkatkan akses layanan kesehatan bagi MBR.

Kegiatan pembangunan pasar Tradisional di Kabupaten tangerang di 3 (Tiga) lokasi dan penyusunan DED Pasar Tradisional sebanyak 2 DED. Pelaksana program ini DInas BKP3M dan Dinas Cipta Karya.

6. Program Jalin Rasa Kerjasama Lintas Menuju Rakyat Sejahtera. Maksud dan tujuan, meningkatkan investasi swasta melalui Pengelolaan CSR.

Target Tahun 2015 melalui penyusunan SOP dan Blue Book Programdan. Peningkatan kerjasama CSR dengan pihak swasta sebanyak 10 kerjasama. Pelaksanan program ini Badan Pembangunan Perencanaan Daerah (Bappeda).

7. Program Penanggulangan Penangguran. Program ini maksud dan tujuannya, menurunkan angka pengangguran.

Kegiatan pembangunan, Gedung BLKI dan penyediaan sarana prasarana pendukung BLKI. Pelaksana program ini Dinas Cipta Karya.

8. Program Peningkatan Akses Sanitasi. Tujuan dan maksud program ini, meningkatkan akses masyarakat terhadap sarana sanitasi.

Kegiatan Pembangunan Sarana Sanitasi Sekolah sebanyak 250 sarana Sanitasi dan Kampanye sanitasi dan pendampingan pengawasan, monitoring serta evaluasi pembangunan Sanisek sebanyak 250 sekolah. Pelaksana Dinas Pendidikan dan Dinas Cipta Karya.

9. Program Sport Center dan PUsat Seni Budaya. Maksud dan tujuannya, meningkatkan sarana Olahraga dan Seni Budaya.

Kegiatan pembangunan fisik, konstruksi dan pengadaan sarana penunjang Sport Center dan pembangunan Stadion Mini di setiap kecamatan sebanyak 5 Stadion Mini. Pelaksanakan, Dinas Cipta Karya dan Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata.

10. Program Gemah Ripah (Gerakan Masyarakat Mandairi Sampah. Tujuan dan maksud, meningkatkan layanan cakupan sampah.

Kegiatan penyediaan sarana pengelolaan persampahan sebanyak 5 TPST, pembuatan Bak Sampah sebanyak 50 Desa, penataan TPA Jatiwaringin, pengadaan dan pemasangan rambu pada rute angkutan sampah sebanyak 30 unit rambu rute dan meningkatkan nilai Adipura sebanyak 72,65.

Program ini dilaksanakan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan Pemakaman, Badan Lingkungan Hidup, Dishubkominfo dan BKP3M.

11. Program Peningkatan Layanan Air Bersih. Program ini maksud dan tujuannya, meningkatka cakupan layanan

Kegiatan pengawasan dan pengendalian terhadap industri dan non industri sebanyak 300 usaha, penyediaan SAB, sebanyak 30 titik, pengadaan tanah untuk embung, pengendalian air bawah tanah bagi industri 200 usaha, penanganan pengaduan akibat dugaan pencemaran sebanyak 25 kasus.

Pelaksana Dinas Cipta Karya, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BLHD dan Bappeda.

12. Program Kawasan Strategis Cepat Tumbuh. Program ini maksud dan tujuannya, menangani kawasan pusat -pusat pertumbuhan.

Kegiatan promosi dan kerjasama investasi sebanyak 9 dok dan penataan kawasan pusat pertumbuhan sebanyak 1 kawasan sebagai pelaksana dari BPMD, Bappeda dan DTR.

13. Program Gerbang Mapan (Gerakan Masyarakat Membangun Pantai). Tujuan dan maksud program ini, meningkatkan infrastruktur ekonomi masyarakat pesisir.

Pembangunan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat pesisir sebanyak 23 Desa pesisir. Pelaksana Dinas Perikanan dan Kelautan.

14. Program Desa Benderang. Program ini tujuan dan maksudnya, meningkatkan kualitas Infrastruktur Jaringan Listrik.

Kegiatan penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan sebanyak 1500 SL. Sebagai pelaksana program ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

15. Program E-Goverment. Maksud dan tujuan, meningkatkan tekonologi informasi dalam pelayanan publik.

Kegiatan pengembangan jaringan sistem informasi sebanyak 1 paket, penerapan dan Updating SIG pada sistem perijinan dan non perijinan berbasis web 1 kali, E-pianing sebanyak 1 paket, pelaksana dari Bappeda dan Sekretaris Daerah .

16. Program Desa Mantap (Desda Mandiri Tahan Pangan). Tujuan dan maksud, menjamin ketersediaan pangan di Kabupaten Tangerang.