Ketua Komisi II Penuhi Janji, Fasilitasi Buruh PT KFCI

Ketua Komisi II Penuhi Janji, Fasilitasi Buruh PT KFCI, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ketua Komisi II Penuhi Janji, Fasilitasi Buruh PT KFCI, Berita364

Ketua Komisi II Penuhi Janji, Fasilitasi Buruh PT KFCI, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ketua Komisi II Penuhi Janji, Fasilitasi Buruh PT KFCI, 364, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ketua Komisi II Penuhi Janji, Fasilitasi Buruh PT KFCI

Ahmad Supriadi, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tangerang (Joewanda/TRUSTKOTA.com)
Ahmad Supriadi, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tangerang (Joewanda/TRUSTKOTA.com)

TRUSTKOTA TANGERANG- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi penuhi janjinya kepada buruh. Ia berhasil mempertemukan buruh dengan manajemen PT Korean Fine Chemical Indonesia (KFCI), Jumat (17/11/2017).

Perlu diketahui, Ahmad Supriadi disela-sela kesibukan reses menemui perwakilan aksi unjuk rasa buruh yanv bergabung dalam Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN) di gedung DPRD Kabupaten Tangerang pada Rabu, 15 November 2017 yang lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad begitu ia biasa disapa berjanji akan memperjuangkan aspirasi buruh yang mengeluh atas tidak ada itikad baik dari manajemen PT KFCI. Keluhan buruh diantaranya belasan belasan di PHK sepihak dan perubahan status buruh tetap menjadi buruh kontrak.

Kali ini, meskipun masih disibukkan reses. Politisi PDIP ini tak mau menunggu lama. Ia langsung menuju ke lokasi pabrik yang berada di Kawasan Milenium Blok F2/5, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang tanpa pengawalan dari pihak protokoler DPRD Kabupaten Tangerang.

“Tak ada kata alasan resas untuk kepentingan rakyat. Apalagi untuk kepentingan kaum proletar seperti buruh” ujar Ahmad Supiadi.

Dalam lawatannya, Ahmad Supriadi memfasilitasi perundingan bipartite di PT KFCI antara buruh dan pihak manajemen. Hadir perwakilan dari Disnaker Kabupaten Tangerang dan Pengawas dari Disnaker Provinsi Banten.

“Hasil perundingan bipartite ini akan di jadikan acuan para pihak dalam proses perselisihan PHK dan industrial,” terang Ahmad.

Lanjut Ahmad, dalam perundingan tersebut semua pihak sepakat permasalahan untuk diproses di Disnaker Kabupaten Tangerang. (joe)