Kesal Anaknya Terus Menangis, Slamet Aniaya Anaknya Hingga Tewas

Kesal Anaknya Terus Menangis, Slamet Aniaya Anaknya Hingga Tewas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kesal Anaknya Terus Menangis, Slamet Aniaya Anaknya Hingga Tewas, Berita743

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim, tersangka Slamet Muhamad Nurdin menyesali dan mengakui perbuatanya, Jumat (08/02/2019).
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim, tersangka Slamet Muhamad Nurdin menyesali dan mengakui perbuatanya, Jumat (08/02/2019).

TRUST TANGERANG – Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Bulak Kambing, RT 01/01, Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Rabu (6/2/2019) lalu.

Korban yang tewas ini Muhamad Syaifulloh, balita berumur 4 bulan. Syaifulloh tewas karena mendapatkan pukulan dari Slamet Muhamad Nurdin (25), yang tak lain ayahnya sendiri.

Perstiwa tragis dan mengenaskan ini terjadi pada Rabu Sore, sekitar pulul 17.30 WIB. Sore itu, pelaku pulang ke kontrakanya,  di Kampung Bulak Kambing RT 01/01, Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, sehabis bekerja.

Sumini Andrian (23), Istri pelaku yang juga ibu korban tengah kerepotan melayani pembeli diwarungnya saat itu. Selama ini kontrakan tempat tinggal pelaku dan korban memang dijadikan tempat usaha warung kelontong.

Melihat suaminya pulang, Sumini meminta bantuan istrinya untuk mengendong anaknya yang tengah menangis ke dalam rumah. Namun beberapa menit kemudian, pelaku terlihat mulai kesal dengan tangisan anak yang tak mau berhenti.

Dan entah setan apa yang merasuki pelaku, dengan penuh kemarahan pelaku memukuli korban. Tangisan korban spontan berhenti dan tubuhnya terkulai lemas dan tak bergerak.

Melihat kondisi anaknya itu, pelaku panik dan membaringan korban di ayunan. Tak lama setelah itu, ibu korban masuk ke dalam rumah dan berteriak karena melihat kondisi anaknya tak wajar. Sumini, semakin histeris saat memastikan dan mengetahui detak jantung korban berhenti.

Pelaku yang sadar perbuatanya keterlaluan mengajak istrinya membawa korban ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Naas, sampai dirumah sakit rupanya nyawa korban sudah tak bernyawa. (ca/dik)

www.trustkota.com