Kepmimpinan Perempuan di Perguruan Tingggi Masih Minim

Kepmimpinan Perempuan di Perguruan Tingggi Masih Minim, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kepmimpinan Perempuan di Perguruan Tingggi Masih Minim, Berita833

Kepmimpinan Perempuan di Perguruan Tingggi Masih Minim, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kepmimpinan Perempuan di Perguruan Tingggi Masih Minim, 833, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kepmimpinan Perempuan di Perguruan Tingggi Masih Minim

Menteri Yohana dan Partisipan 2

TRUSTKOTA – Kepemimpinan perempuan Indonesia di institusi perguruan tinggi masih minim. Proporsi pengajar perempuan yang bisa mencapai jabatan sebagai pemimpin di perguruan tinggi tak lebih dari 20%.

Hal tersebut dikemukakan Rosiadi Rachim, Koordinator Forum Kepemimpinan Perempuan USAID Higher Education Leadership and Management (HELM) di Tangerang, dalam kegiatan Forum Kepemimpinan Perempuan atau Women Leadership Forum, Jumat (12/6/2015).

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat kepemimpinan perempuan dan meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia.

Dijelaskannya, proporsi pengajar perempuan di institusi pendidikan tinggi di Indonesia berkisar 21% – 72%. Adapun yang menjabat sebagai pemimpin di institusi masing-masing cuma 6% – 20%. Kurangnya kepemimpinan perempuan dalam bidang pendidikan tinggi masih jadi perhatian.

“Persentase tersebut mengindikasikan perlunya peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia pendidikan tinggi,” katanya.

Rosiadi mengklaim, kepemimpinan perempuan adalah salah satu focus utama USAID HELM. Proyek ini bertujuan untuk mendukung implementasi reformasi pendidikan tinggi Indonesia serta memperkuat kepemimpinan dan manajemen pada 50 institusi pendidikan tinggi diseluruh Indonesia.

Forum Kepemimpinan Perempuan yang digagas USAID HELM berlangsung di Hotel Novotel, Kota Tangerang pada 11 – 12 Juni 2015.

Network ini diluncurkan secara resmi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dr. Yohana Susana Yambise. Hadir juga dalam kegiatan ini Prof. Dr. Ainun Na’im (Dirjen DIKTI), Mr. Andrew Sisson (USAID Indonesia Mission Director), Peter Cronin, Ph.D (USAID Indonesia Deputy Education Office Director), dan Dr. Ir. Patdono Suwignyo, M.Eng.Sc. (Mantan Sekjen DIKTI).(Rls/Cun/Riz)