Kemenag Tunda Gubernur Banten Pergi Haji

Kemenag Tunda Gubernur Banten Pergi Haji, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenag Tunda Gubernur Banten Pergi Haji, Berita362

Kemenag Tunda Gubernur Banten Pergi Haji, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenag Tunda Gubernur Banten Pergi Haji, 362, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenag Tunda Gubernur Banten Pergi Haji

Menteri Agama RI, Suryadharma Ali, saat mendampingi Jamaah Haji Indonesia bertolak ke tanah suci, di terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (05/10/2013).
Menteri Agama RI, Suryadharma Ali, saat mendampingi Jamaah Haji Indonesia bertolak ke tanah suci, di terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (05/10/2013).

TRUSTKOTACOM – Rencana Gubernur Banten, Ratu Atut Choisiyah, untuk menunaikan ibadah Haji ke tanah suci, kiranya akan batal. Pasalnya, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), menunda keberangkatannya, lantaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencekal Ratu Atut untuk meninggalkan Indonesia.

“Meskipun ibu Atut sudah mengantongi visa dan terdaftar sebagai calon jamaah haji. Tapi, karena status cekal tersebut, keberangkatannya ke tanah suci kemungkinan besar batal,” kata Menteri Agama RI, Suryadharma Ali, selaku Amirul Haj saat mendampingi Jamaah Haji Indonesia bertolak ke tanah suci, di terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (05/10/2013).

Untuk diketahui, KPK mengeluarkan perintah pencekalan terhadap Gubernur Banten tersebut, terhitung sejak 03 Oktober 2013 lalu. Hal itu, merupakan buntut dari tertangkapnya Tb Chaeri Wardana, adik kandungnya, dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK saat berusaha menyuap Ketua MK, M Akil Mochtar Rabu (02/10/2013) lalu.

Pria yang juga adalah suami dari Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany tersebut, ditangkap KPK di rumahnya, di Jalan Denpasar IV Nomor 35, Kuningan, Jakarta, lantaran diduga terlibat penyuapan uang sebesar Rp 1 miliar kepada Akil Mochtar, terkait sengketa Pemilukada Kabupaten Lebak, Banten, yang sudah disidangkan dan diputus pemilihan suara ulang (PSU) oleh MK. (ges)